memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

VP untuk Profesional, Manajemen Modern Wakaf Tunai.

Penting bagi kami untuk mengelola wakaf tunai dengan sangat profesional dan modern

Jakarta (Andara) – Wakil Presiden Marouf Amin menghimbau agar pengelolaan wakaf tunai dibenahi secara lebih profesional dan modern guna menarik minat donatur dari kalangan menengah ke atas.

“Mengingat wakaf umumnya dijalankan oleh masyarakat yang mapan secara sosial dan ekonomi, maka pengelolaan wakaf yang profesional diharapkan dapat menarik masyarakat, perusahaan donasi dari kalangan menengah ke atas, individu dengan aset besar, sosialis dan jutawan,” kata Wakil Presiden Amin di Istana Negara, Jakarta, Senin. Waqf dikatakan saat Gerakan Nasional (GNWU) diluncurkan.

Sub-wakaf mencatat bahwa sebagai wakaf produksi tidak memberikan fleksibilitas dalam pertumbuhan investasi.

“Wakaf tunai juga memberikan keleluasaan berupa pembagian manfaat, dimana wakaf utama dapat dijaga agar tidak berkurang atau hilang. Penting bagi kita untuk mengelola wakaf tunai dengan cara yang sangat profesional dan modern,” ujarnya.

Dengan semakin banyaknya masyarakat yang mengikuti kegiatan wakaf tunai, Wapres berharap program pemberdayaan dan kemajuan sosial ekonomi dapat berkembang secara positif.

“Peningkatan pengelolaan cash wakf secara lebih profesional dan modern diharapkan dapat mendorong mobilisasi sumber daya ekonomi secara simultan yang digunakan untuk mendorong investasi dan kegiatan ekonomi masyarakat,” jelas Wapres.

Lembaga keuangan syariah penerima wakaf tunai juga perlu ditingkatkan terutama dengan mengimplementasikan peran lembaga keuangan syariah penerima wakaf tunai di berbagai daerah.

“Lembaga keuangan mikro syariah dapat berperan sebagai wadah penerima wakaf tunai berbasis masyarakat. Oleh karena itu keberadaan dan jatah aktifnya harus diperluas dan didistribusikan secara merata untuk melayani masyarakat yang berminat berwakaf,” jelasnya.

Presiden Joko Widodo sebelumnya mengatakan potensi wakaf di Indonesia sangat besar, termasuk wakaf dalam bentuk uang yang bisa mencapai Rp188 triliun.

READ  SuperyachtNews.com - Angkatan Laut - Kapal Motor Baja 100m+ Diluncurkan di Indonesia

“Di negara kita, potensi aset wakaf mencapai $ 2.000 triliun setahun, dan potensi wakaf tunai bisa melebihi Rp188 triliun,” kata Presiden Djokovic pada acara pembukaan Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Ekonomi Syariah 2021 di Istana Negara, Jakarta, Senin.

Dengan potensi yang sangat besar tersebut, ia menekankan perlunya Indonesia terus maju, terutama dalam mengembangkan lembaga keuangan syariah yang dikelola dengan sistem wakaf.

Penggunaan aset wakaf juga harus diperluas. Kepala negara kembali menegaskan bahwa aset wakaf dapat dikelola untuk kepentingan sosial ekonomi yang berdampak signifikan terhadap pengurangan kemiskinan masyarakat dan ketimpangan sosial.

Berita Terkait: Wakaf Tunai Bisa Mencapai Rp188 Triliun: Presiden

Berita Terkait: Wakil Presiden Maroof Amin meluncurkan Gerakan Wakaf Tunai NasionalMenutup

Diedit oleh INE