memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Total Energies menutup kesepakatan penyimpanan LNG dengan Bertamina di Indonesia

TotalEnergies akan menggunakan dua tangki penyimpanan dalam perbaikan Arun Liquefied Natural Gas (LNG) dan menerima terminal di Indonesia setelah menandatangani kontrak dengan Bertamina.

Total Energies menggunakan tangki penyimpanan LNG dari portofolio internasionalnya, berdasarkan perjanjian yang ditandatangani dengan operator terminal Bertha Arun Gas (PAG), anak perusahaan Bertamina Case.

Terminal Arun memiliki empat tangki penyimpanan dengan total kapasitas 508.000 meter kubik (cm). Total Energies Prancis akan “menggunakan dua unit tangki LNG dengan kapasitas 207.000 cm,” kata Arif Widodo, direktur jenderal PAG.

“Berfokus pada kesepakatan ini, kami berencana untuk menyimpan barang dari portofolio LNG kami di Angola di Arun LNG Center sebelum mengirimkannya ke pelanggan,” kata Nick Poultoni, Managing Director, Total Energy Case and Power Asia.

Widodo mengatakan Bertha Arun Gas (PAG), yang menjalankan terminal kolaborasi, akan menjadi hub dan perusahaan restrukturisasi LNG kelas dunia. Sebelumnya Arun merupakan kilang ekspor LNG, Bertamina mengubahnya menjadi terminal restrukturisasi pada tahun 2015.

Negara-negara di Asia Tenggara semakin berusaha membangun hub LNG karena permintaan bahan bakar meningkat di wilayah tersebut. Thailand dan Singapura juga memiliki ambisi untuk membangun hub LNG dan meningkatkan arus perdagangan.

Direkomendasikan untukmu

Pembeli mempertanyakan inventaris ‘LNG Karbon-Netral’

READ  Konsorsium DNX Indonesia mendapatkan pekerjaan kapal selam selama tiga tahun dengan perkiraan pendapatan RM186 juta