Tingkatkan Kapasitas, Puluhan Tukang Diberikan Uji Kompetensi

 

 

Bangkalan, Memo X
Untuk meningkatkan kapasitas kinerja para tukang yang bekerja di bidang konstuksi, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bangkalan melaksanakan kegiatan Pelatihan dan Uji Kompetensi Tenaga Terampil Kontruksi. Kegiatan yang berlangsung selama 2 (dua) hari tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan para pekerja dalam bidang pembangunan.

Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada hari pertama dimulainya kegiatan pelatihan dan uji kompetensi tenaga terampil kontruksi dan dilanjutkan dengan pelaksanaan ujian, meliputi uji wawancara dan praktek di lapangan. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) BKPSDA Kabupaten Bangkalan di Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Mlajah, Bangkalan. Sedangkan uji kompetensi dilaksanakan dan menempati area Taman Makam Pahlawan (TMP) Bangkalan.

Kegiatan pelatihan dan Uji Kompetensi Tenaga Terampil Kontruksi tersebut bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Jasa Kontruksi (LPJK) Provinsi Jawa Timur dan Balai Jasa Kontruksi IV Surabaya. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 30 (Tiga puluh orang) peserta yang berasal dari tukang (tenaga umum) delegasi dari perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang Kontruksi di Kabupaten Bangkalan.
Kepala Bidang Jasa Kontruksi Dinas PUPR Kabupaten Bangkalan, Ikhtiarini Siswanti menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan dan uji kompetensi tenaga terampil Kontruksi ini merupakan kegiatan pertama kali. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman dan meningkatkan kemampuan di bidang profesi jasa konstuksi dan bangunan.

“Peserta nya 30 orang kita ambil untuk sertifikasi tukang bangunan umum atau tukang batu,” jelasnya.
Menurut Ririn panggilan akrabnya, maksud serta tujuan adanya kegiatan ini adalah untuk menciptakan tukang yang kompetitif, berdaya saing. Apalagi, tantangan ke depan akan banyak tenaga kerja terampil yang tidak hanya datang dari lokal, namun bisa juga datang dari luar.

Salah seorang Tim pelatih dan penguji Kompetensi Tenaga Terampil Kontruksi yang berasal dari Balai Jasa Kontruksi IV Surabaya, Yanto menyampaikan, bahwa dalam menjalankan amanat Undang-undang tentang jasa kontruksi, tenaga kerja wajib bersertifikat dan kewajiban perusahaan Jasa Kontruksi untuk mempekerjakan tenaga terampil yang telah bersertifikat, sehingga kegiatan Pelatihan dan Uji Kompetensi Tenaga Terampil Kontruksi tersebut dilaksanakan.

“Setelah mengikuti uji kompetensi, para tukang akan memperoleh sertifikasi kemampuan di bidangnya. Tentunya itu menjadi nilai tawar atas kemampuan para tukang,” ungkapnya. (rd/nhs/jun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: