memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Tidak optimis dengan kebangkitan Garuda Indonesia

Jakarta (Antara) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaja Ono, optimistis dengan kemajuan upaya pemulihan Garuda Indonesia seiring dengan membaiknya penerbangan domestik dan internasional.

“Kita harus memastikan bahwa (Garuda Indonesia) dapat berupaya untuk menerapkan tata kelola perusahaan yang baik disertai profesionalisme untuk memulihkan industri penerbangan di tanah air,” katanya dalam konferensi pers mingguan di Jakarta, Senin.

Ia berharap restrukturisasi yang dilakukan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini dapat menyelamatkan Garuda Indonesia sehingga lapangan pekerjaan bisa dibuka seluas-luasnya dan roda perekonomian bisa kembali pulih.

Dia mencatat jika maskapai nasional itu menghentikan operasinya, maka akan sangat mempengaruhi semua sektor ekonomi di Indonesia, termasuk pariwisata.

“Kita perlu mendukung upaya pemerintah untuk menyelamatkan Garuda Indonesia, salah satunya adalah keramaian di Garuda Indonesia Travel Fair (GITF),” kata Ono.

Berita terkait: Penundaan utang Garuda Indonesia membuka jalan untuk mendorong pemulihan

Pada GITF 2021, tercatat ada tren pertumbuhan kebutuhan wisatawan Indonesia dan merchandise yang dapat difokuskan untuk kebangkitan Garuda Indonesia.

Sementara itu, lanjutnya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berupaya menghidupkan kembali sektor pariwisata yang terdampak pandemi COVID-19 dengan fokus pada wisatawan domestik.

Dalam kaitan ini, pemulihan Garuda Indonesia sebagai maskapai nasional diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap upaya kementerian, katanya.

Dia berkomentar, “Sebagai mantan pengusaha kedirgantaraan, saya mengagumi ribuan pekerjaan, (dan) mungkin puluhan ribu pekerjaan di ekosistem penerbangan juga terkena dampak kehadiran Garuda Indonesia.”

Selain itu, ia mengumumkan telah ditunjuk sebagai Chief Impact Officer Garuda Indonesia oleh Chief Executive Officer Irfan Setiaputra.

Dalam pertemuan tersebut, ia juga mendesak agar upaya restrukturisasi Garuda Indonesia tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi harus menjadi gerakan nasional sehingga semua orang dapat berpartisipasi mendukung pemulihan.

READ  Update: Tesla could hit 500,000 deliveries in 2020 thanks to strength in China, delayed payment in Europe and the US: Wedbush

Berita terkait: Pemangku Kepentingan Didesak Bantu Selamatkan Garuda Indonesia dari Kebangkrutan