memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

SCB X mengalokasikan $50 juta untuk BJJ Indonesia

Grup ini mencari jejak digital di wilayah tersebut

SCB X, perusahaan induk dari Siam Commercial Bank dan SCB X Group, telah menginvestasikan US$50 juta melalui investasi tidak langsung di Bank Jasa Jakarta (BJJ) di Indonesia melalui WeLab Sky sebagai bagian dari strategi SCB X untuk menjadi grup teknologi keuangan regional.

Arak Sutivong, Wakil Presiden Eksekutif SCB X, mengatakan investasi tidak langsung di BJJ adalah bagian dari langkah untuk menjadi platform layanan digital utama, untuk memperluas layanan perbankan digitalnya di wilayah tersebut.

BJJ mengoperasikan layanan perbankan tradisional dan berencana untuk beralih ke platform perbankan digital untuk menawarkan banyak layanan keuangan.

Menurut siaran pers yang dikeluarkan pada hari Senin, WeLab, platform fintech pan-Asia, mengumumkan akuisisi BJJ, bersama dengan PT Astra International Tbk (Astra), salah satu perusahaan publik terbesar di Indonesia.

Akuisisi yang telah selesai telah disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Untuk transaksi ini, konsorsium yang dipimpin WeLab – WeLab Sky – melakukan akuisisi bersama dengan anak perusahaan Astra PT Sedaya Multi Investama (Astra Financial).

Konsorsium yang dipimpin WeLab telah menarik dukungan luas dari investor baru dan lama, termasuk Allianz X, Boyu Capital, Horizons Ventures, SCB X Group dan TFB (Taipei Fubon Bank) Capital.

Pada bulan Desember 2021, WeLab menandatangani perjanjian pembelian dan penjaminan emisi dengan pemegang saham BJJ, dan menyelesaikan investasi strategis sebesar 24% dari BJJ. Dengan selesainya akuisisi, WeLab dan Astra masing-masing memiliki 49,5% saham BJJ.

Investasi tersebut merupakan kesepakatan merger dan akuisisi terbesar untuk sebuah bank digital di Asia Tenggara pada tahun 2022. Para pemegang saham bertujuan untuk mengubah BJJ menjadi bank digital yang inovatif di Indonesia, menurut pernyataan tersebut.

READ  22 bank bekerjasama dengan kredit modal kerja yang disalurkan di Indonesia melalui program penjaminan pemerintah

Bapak Arak mengatakan SCB X Group menyadari peluang pertumbuhan dalam bisnis perbankan digital di Indonesia. Ia mengatakan pasar masih dalam proses pembentukan dan belum ada dan tidak ada pemimpin.

“Transaksi ini memungkinkan SCB X Group untuk membangun jejak regional yang kuat di perbankan digital sebagai bagian dari tujuannya menjadi grup teknologi keuangan regional. SCB X Group telah memasuki Indonesia dan pasar regional lainnya melalui model kemitraan,” kata Bapak Arak.

Pada bulan Februari tahun ini, SCB X Group mengumumkan investasi strategis senilai $100 juta di Akulaku, penyedia solusi keuangan digital terkemuka di Indonesia. Dia mengatakan langkah tersebut menyoroti pertumbuhan e-commerce di seluruh Asia Tenggara. Grup ini juga berinvestasi di Gojek, startup unicorn Indonesia.