UNAIR Sosialisasikan PMB di SMAN 18 Surabaya

 

Surabaya Memo X

Dalam rangka menyosialisasikan aturan Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2019, pihak Universitas Airlangga (UNAIR) menginformasikan serta mensosialisasikan terkait perubahan regulasi aturan proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB).

Pusat Informasi dan Humas (PIH) UNAIR diundang untuk mengikuti Edu Fair Campus Expo bersama dengan perguruan tinggi se-Jatim. Kegiatan tersebut pun berlangsung di SMAN 18 Surabaya, Kamis (17/1/2019) pagi.

PIH UNAIR menginformasikan bahwa terdapat perubahan regulasi mengenai aturan proses penerimaan mahasiswa baru (PMB), baik jalur SNMPTN, SBMPTN, hingga seleksi Mandiri. Peserta Kelas XII SMAN 18 Surabaya pun terlihat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut.

Bukan hanya itu, antusiasme peserta terlihat dengan terjalinnya komunikasi interaktif antar siswa dengan pihak humas UNAIR. Staf PIH UNAIR Anindya Anindita mengatakan, jika keikutsertaan Humas UNAIR dalam Campus Expo 2019 merupakan langkah nyata untuk memberikan informasi yang lengkap dan jelas kepada para calon mahasiswa baru tahun 2019, khususnya memberikan fasilitas pendidikan yang sama bagi seluruh siswa yang hendak masuk UNAIR.

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para siswa mampu memahami sistem penerimaan mahasiswa baru yang baru ini. Siswa diharapkan tidak hanya fokus pada perubahan yang terjadi, tetapi lebih kepada mempersiapkan diri untuk mengikuti tes-tes masuk perguruan tinggi yang telah ditetapkan,” kata Anindya Anindita.

Selain itu, Anindya mengatakan, bahwa persentase pembagian jumlah calon mahasiswa yang akan diterima juga berbeda. Persentase calon mahasiswa dari jalur SNMPTN minimal 20 persen, SBMPTN 40 persen, dan jalur mandiri 30 persen. Ujian tes yang dilakukan pada tahun 2019 pun akan menggunakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Tak hanya itu saja, dalam pembagian kelompok ujiannya pun terdiri dari Saintek (sains dan teknologi) serta Soshum (sosial dan humaniora). Setiap peserta juga diperbolehkan mengikuti tes, dan maksimal dua kali.

Untuk materi tes UTBK, terdiri atas dua. Yaitu, tes potensi skolastik (TPS) dan tes kompetensi akademik (TKA),” ujarnya. Sementara itu, salah seorang siswa kelas XII, Ganjar Darwaji menyampaikan, jika adanya kedatangan pihak Unair  perasan senangnya dalam mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut. Banyak pengetahuan informasi seputar tips masuk perguruan tinggi, khususnya UNAIR, yang dapat diketahui dalam mengikuti kegiatan itu.

“Saya menjadi lebih tahu dan dapat mengeksplorasi banyak pengetahuan tentang jurusan dan fakultas yang ada di UNAIR,” pungkasnya. (est/ano)

 

%d blogger menyukai ini: