memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Petugas penyelamat mencari puing-puing setelah kecelakaan minimarket di Indonesia yang menewaskan 5 orang

Diposting di: Berubah:

Jakarta (AFP) – Petugas penyelamat di Indonesia sedang mencari korban selamat setelah kecelakaan minimarket pada hari Selasa yang menewaskan lima orang dan melukai sembilan lainnya.

Sebuah bangunan tiga lantai di kabupaten Banjar Kalimantan tiba-tiba runtuh pada Senin sore, penuh sesak dengan pelanggan dan staf sebelum Islam berbuka puasa setiap hari untuk bulan suci Ramadhan.

Layanan darurat dikirim ke tempat kejadian semalam untuk mengeluarkan lima mayat dari puing-puing dan membebaskan sembilan, kata juru bicara Kepolisian Kalimantan Selatan Mochamad Rifai kepada AFP.

“Kami mendapat laporan bahwa total ada 14 orang yang ditemukan semuanya,” katanya melalui telepon, Selasa.

“Namun, jika masih ada korban, kami belum menutup operasi pencarian dan penyelamatan.”

Rekaman dari badan pencarian dan penyelamatan menunjukkan petugas penyelamat menyelamatkan dua orang dari puing-puing, salah satunya mengangkat tangannya ke para pekerja dan berdoa sebentar.

Rifai mengatakan polisi dikirim ke tempat kejadian untuk menyelidiki penyebab keruntuhan dan itu tidak diberikan.

“Gedung mini market, serta banyak bangunan lain di Panjar, terendam banjir karena berdiri di Beatland. Tapi belum bisa disimpulkan ini penyebab kecelakaan,” katanya.

Pada tahun 2020, setidaknya dua orang terluka ketika bagian dari gedung berlantai lima runtuh di Jakarta.

Sebelumnya, pada tahun 2018, sekelompok tujuh anak muda yang dilatih untuk pertunjukan tari dan musik tewas ketika sebuah bangunan yang mereka tumpangi runtuh di Chiropractic, timur Jakarta.

Pada tahun yang sama, sedikitnya 75 orang terluka ketika sebuah situs mezzanine di sebuah gedung pasar saham Indonesia di Jakarta runtuh di lobi.