memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Perusahaan pemerintah dan UMKM harus mengintensifkan kerja sama: legislator

Link and match antara UMKM dan BUMN harus segera dibangun

Jakarta (Antara) – Anggota Komite VI DPR Nevi Zwerina menyarankan pemerintah membangun kerja sama antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk mendorong digitalisasi UMKM untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

“Link and match antara UMKM dan BUMN harus segera dibangun,” kata Zwerina dalam keterangan tertulis yang diperoleh di Jakarta, Sabtu.

Zwerina menyarankan agar anggaran negara tidak hanya dialokasikan ke BUMN, tetapi pemerintah juga harus memperhatikan ekosistem UMKM untuk privatisasi karena sektor ini juga membantu menjaga pertumbuhan dan pembangunan ekonomi negara.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat itu meminta pemerintah mendorong digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah serta mendorong mereka bersiap untuk pasar internasional.

“Apalagi di masa pandemi COVID-19, kita harus mempercepat proses dan mekanisme bisnis agar bisa bertahan dan menunjukkan kemajuan,” komentar Zwerina.

Ia mencontohkan, salah satu tanda kemajuannya adalah meningkatnya penerimaan barang-barang manufaktur oleh produsen lokal di pasar internasional.

Untuk itu, pihaknya mendorong Zweren untuk menggalakkan digitalisasi UMKM berbasis data terpusat.

Perusahaan percaya bahwa teknologi informasi dan infrastruktur pendukung, seperti layanan pengiriman yang kompetitif, akan memberikan peluang bisnis yang lebih luas tanpa batasan lokasi dan waktu.

“Pandemi saat ini tidak hanya mengubah gaya hidup masyarakat, tetapi juga memberikan peringatan keras terhadap penurunan jumlah pelaku UMKM, yang sebelumnya diperkirakan mencapai Rp 64,7 juta pada 2019, meskipun berkurang signifikan menjadi 34 juta pelaku bisnis di tahun 2019. 2020. kata Zwerina.

Sebelumnya, Menteri Negara BUMN Eric Thohir mencatat bahwa UMKM dan Badan Usaha Milik Negara merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia.

READ  Produk lokal didahulukan - produk perkenalan

Zaheer mencatat, mengutip akun Instagramnya @erickthohir, pada hari Jumat tanggal 13, bahwa “usaha mikro, kecil dan menengah dan badan usaha milik negara adalah tulang punggung perekonomian negara ini.”

Thaher mencatat, mengubah BUMN menjadi pemain global merupakan salah satu tugas utamanya sebagai Menteri BUMN.

Namun, merupakan tugas bersama bagi semua pemangku kepentingan untuk mengubah usaha mikro, kecil dan menengah yang merupakan usaha milik rakyat menjadi lebih kuat, lebih tangguh dan lebih kompetitif.

Badan Usaha Milik Negara akan terus berupaya semaksimal mungkin agar seluruh pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, ketersediaan energi, akses komunikasi dan pembiayaan usaha bagi masyarakat Indonesia dapat tercapai secara optimal.

Zaheer mencatat, inisiatif pelibatan UMKM sebagai mitra dalam rantai pasok industri serta pembelian barang dan jasa BUMN merupakan wujud nyata sinergi berkelanjutan.

Berita terkait: Digitalisasi UMKM untuk fasilitasi pemulihan ekonomi: Wapres
Berita terkait: Kemenpar dukung dompet digital untuk digitalisasi UMKM
Berita terkait: Pemulihan ekonomi Indonesia bergerak ke arah yang benar: Menteri Badan Usaha Milik Negara