memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Perusahaan Indonesia menyambut baik hubungan investasi dengan perusahaan Qatar

Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Indonesia mengatakan para aktor dan pemangku kepentingan sektor swasta dan publik dari Indonesia “siap” untuk membahas proyek-proyek investasi dengan rekan-rekan mereka di Qatar.
Dr. Tuku Vaizasyah, Pj Kepala Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri Kementerian Luar Negeri, membuat pernyataan tersebut dalam webinar baru-baru ini berjudul “Mempromosikan Investasi Qatar di Indonesia: Tantangan, Pengalaman, dan Peluang.”
“Tujuan webinar ini ada dua: Pertama, kami ingin mendapatkan wawasan dari para pebisnis dan pelaku industri dari negara kami, khususnya dalam pengalaman berbisnis dan berinvestasi di Indonesia. Kami ingin lebih memahami tantangan yang Anda hadapi, jika ada, dan pada saat yang sama , peluang yang kami perhatikan.
Kedua, kami berharap dapat memfasilitasi lebih banyak investasi Qatar di Indonesia. Vaizasyah menjelaskan bahwa melalui webinar ini, kita dapat mengidentifikasi cara dan sarana untuk menarik lebih banyak investasi dari Qatar.
Menurut Faizasyah, ada tiga perusahaan besar yang berinvestasi di Indonesia: QNB, Ooredoo, dan Nebras Power. Ditambahkannya, “Selain itu, Qatar Investment Authority (QIA) telah menyatakan minatnya untuk berinvestasi di sektor pariwisata di Indonesia.”
Mengutip angka dari Kementerian Investasi Indonesia, Vaizasyah mengatakan total investasi Qatar di Indonesia adalah “$23,3 miliar” dalam enam proyek.
Dia berkata, “Angka ini agak sederhana jika Anda melihat kapasitas ekonomi dan keuangan Qatar yang kuat. Statistik ekonomi Anda mengatakan banyak. GNI per kapita Qatar adalah sekitar $88 ribu pada tahun 2020, yang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.” .
Total aset Otoritas Investasi Qatar adalah $ 115 miliar, dan berada di peringkat ke-12 di antara dana kekayaan negara secara global. Qatar telah mendiversifikasi tujuan investasinya ke luar negeri. Kami dapat menemukan berbagai macam investasi Qatar di Amerika Serikat, Eropa dan China dari sektor perbankan hingga minyak dan gas, serta dalam olahraga.”
“Tinggal menunggu waktu saja bagi Qatar untuk melipatgandakan atau bahkan tiga kali lipat investasinya di Indonesia. Kami berharap dapat menjadi mitra dalam pembangunan dan kemajuan ekonomi,” kata Vaizasyah.
Dia meminta peserta webinar untuk mengeksplorasi peluang investasi di berbagai bidang seperti energi, pertambangan, perbankan, pertanian, pariwisata, infrastruktur, telekomunikasi, dan industri hijau.
Vaizasyah juga menekankan bahwa perusahaan lokal juga siap bekerja sama dengan perusahaan Qatar yang ingin menjadikan Indonesia hub mereka di Asia Tenggara, serta dengan perusahaan yang ingin memperluas operasinya di kawasan Asia-Pasifik.

READ  Artikel penyelidik mengatakan lembaga korupsi Indonesia bisa hancur