memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Persetujuan peraturan tersedia untuk tes pretreater Pemerintah-19 UGM

Jadi, dalam satu jam, kami dapat menguji 20 orang, dan jika alat tersebut digunakan secara efektif, dapat bekerja selama enam jam

Yogyakarta (Andara) – Kementerian Kesehatan RI telah mengeluarkan izin edar alat diagnostik ‘Genus C19’ yang dikembangkan oleh para peneliti di Universitas Katja Mada (UGM) di Yogyakarta, yang menggunakan analisis nafas untuk mendeteksi Govit-19.

Regulator mengeluarkan izinnya pada 24 Desember 2020, yang memungkinkan perangkat didistribusikan karena akan memungkinkan pasien untuk melakukan pemeriksaan lebih cepat, kata Profesor Quatt Triana, ketua tim peneliti, dalam sebuah pernyataan Sabtu.

Setelah izin disetujui, tim UGM akan mulai mendistribusikan tes ‘Genos C19’ gelombang pertama yang diproduksi secara massal menggunakan dana dari Badan Intelijen Negara (PIN) dan Kementerian Riset dan Teknologi.

Menurut perhitungan Triana, ahli kesehatan dapat melakukan hingga 120 tes per unit, dengan setiap tes memakan waktu tiga menit, termasuk pengambilan sampel pernapasan pasien. Dengan 100 unit pertama yang siap dirilis, katanya, sekitar 12.000 tes dapat dilakukan dalam satu hari.

“Jadi, dalam satu jam kita bisa menguji 20 orang, dan jika alatnya digunakan efektif bisa bekerja selama enam jam,” jelas Triana.

Dia mencontohkan, jumlah uji coba ini akan terealisasi jika pasokan dikelola dengan baik, termasuk di tempat-tempat padat lainnya seperti bandara, stasiun kereta api, dan rumah sakit.

Namun, kami tidak percaya pada peningkatan jumlah [of tests], Tetapi lebih banyak orang tanpa gejala harus didiagnosis sehingga mereka dapat diobati atau tidak [undergo] தனிமைப்படுத்துதல்; Dengan demikian, penularan COVID-19 akan dihentikan, “ujarnya.

Sebuah tes ‘Genus C19’ berharga sekitar 15-25 ribu (US $ 1-1,7). Tanpa memerlukan reaksi atau alat kimia lainnya, itu akan memberikan hasil dalam dua menit, kata Triana. (INE)

READ  Gempa bumi berkekuatan 5,0 signifikan di Indonesia 56 km setelah tengah malam / letusan gunung berapi

Berita Terkait: Tes BPOM sedang menunggu penyelesaian untuk menyetujui vaksin tersebut
Berita Terkait: Begum untuk menguji tisu kain COVID-19 pada 12.000 pekerja
Berita Terkait: Uji klinis vaksin merah putih ditargetkan pada paruh kedua tahun 2021