memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Perekonomian Indonesia terus berkontraksi pada kuartal pertama | Ilmuwan

Perekonomian Indonesia terus mengalami kontraksi pada kuartal pertama tahun iniIndonesia termasuk negara yang paling parah terkena virus COVID-19 di Asia, dengan jumlah kasus yang dikonfirmasi melebihi 1,6 juta dan jumlah kematian lebih dari 46.000. (Foto: VNA)

Jakarta (VNA) – Perekonomian Indonesia terus mengalami kontraksi 0,74 persen tahun-ke-tahun pada kuartal pertama 2021, menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS).

Pertumbuhan masih berada di teritori negatif namun menunjukkan tren yang lebih baik, dibandingkan dengan kontraksi 2,19 persen pada triwulan IV 2020, 3,49 persen pada triwulan III 2020, dan 5,32 persen pada triwulan II 2020.

Ia mengatakan 64,56 persen secara struktural IndonesiaPDB dalam tiga bulan pertama tahun ini berasal dari lima sektor utama: industri, pertanian, perdagangan, konstruksi dan pertambangan.

Mengharapkan Suhariyanto Pertumbuhan ekonomi Ini akan menjadi positif di sisa kuartal tahun ini.

Pada 6 Mei, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susuegono Megyarsu mengatakan pemerintah berencana menurunkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) bagi perusahaan dalam upaya mendorong konsumsi dalam negeri dan pasar ritel serta mendukung perekonomian. pemulihan. ./.

VNA

READ  Perusahaan Indonesia membutuhkan lebih banyak keragaman