memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Perawatan kesehatan dan pemulihan ekonomi adalah salah satu prioritas diplomatik Indonesia 2021

Jakarta. Lima prioritas diplomatik Indonesia pada tahun 2021 termasuk membangun perawatan kesehatan nasional yang fleksibel dan memperkuat hubungan untuk pemulihan ekonomi, kata Menteri Luar Negeri Redno Marsudi.

Menteri Luar Negeri memulai dengan mengumumkan agenda diplomatik Indonesia untuk tahun 2021. Dengan epidemi Pemerintah-19 yang masih terus berlangsung, tidak mengherankan jika dua prioritas diplomatik utama negara ini berada dalam sektor kesehatan dan ekonomi.

“Pertama kami [diplomacy priority] Redno mengatakan pada konferensi final tahunan virtual pada hari Rabu.

Untuk itu, Redno berjanji akan merealisasikan kewajiban penyediaan vaksin Pemerintah-19 melalui kemitraan bilateral dan multilateral. Hubungan Internasional Indonesia juga akan fokus pada penciptaan sektor kesehatan nasional untuk farmasi aktif, farmasi dan peralatan kesehatan.

“Kami akan mendorong pengembangan penelitian, transfer teknologi, dan kerja sama sumber daya manusia di bidang kesehatan. Memperkuat kesiapsiagaan dan mekanisme epidemi masa depan secara nasional, regional dan global, ”ujarnya.

Kedua, daftar prioritas diplomatik mendorong pemulihan ekonomi dan mendukung pertumbuhan hijau dan berkelanjutan.

Menkeu menyampaikan, Indonesia akan mendorong penerapan ASEAN Travel Corridor (DCA) dan travel bubble lainnya serta penggunaan Travel Card Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC).

Peningkatan investasi yang masuk juga merupakan bagian dari agenda diplomatik 2021, ujarnya.

Indonesia bertujuan untuk akses pasar yang lebih luas dan integrasi ekonomi regional melalui sejumlah perjanjian perdagangan. Diantaranya adalah Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Korea Selatan (IKEPA). Menteri juga berharap mendapat kesepakatan perdagangan terbatas dengan Amerika Serikat.

“Selain itu, upaya diplomasi akan kami perkuat untuk memerangi sanksi perdagangan terhadap komoditas utama Indonesia, terutama kampanye negatif terhadap sawit,” kata Redno.

Redno mengatakan kementerian akan mempromosikan kesetaraan standar kualitas untuk minyak nabati di tingkat bilateral, regional atau multilateral.

READ  Di Surabaya 3 orang ditangkap karena menjual ratusan hasil tes cepat palsu kepada penumpang

Dalam pidatonya, Redno mengingatkan bahwa persaingan antara negara-negara besar akan menjadi penghalang jalan menuju intensifikasi.

“Jika negara-negara ini tidak mau melepaskan persaingan mereka dan mempromosikan kerja sama, itu akan merusak upaya kita untuk mengatasi epidemi dan penurunan ekonomi global,” kata Redno.

“Dibutuhkan kepemimpinan global kolektif yang kuat. Untuk pulih bersama, untuk pulih dengan kuat melalui kepemimpinan global kolektif,” tambahnya.

Keamanan warga

Redno berjanji akan memperkuat sistem keamanan WNI di luar negeri, termasuk awak kapal, sebagai prioritas diplomatik ketiga. Misalnya, Kementerian akan mengembangkan cetak biru untuk pengakuan C-188, organisasi perburuhan internasional yang bekerja di Konferensi Perikanan. Ini membantu memastikan kondisi kerja yang layak bagi para pekerja di sektor perikanan.

Sepanjang 2020, perwakilan diplomatik Indonesia menangani lebih dari 54.000 kasus di luar negeri. Mereka telah menyelesaikan $ 103,8 miliar (sekitar $ 7,4 juta) dalam hak finansial untuk pekerja migran.

“Kami telah mendeportasi lebih dari 172.000 WNI. Tujuh belas telah dibebaskan dari hukuman mati. Kami telah membebaskan empat sandera,” katanya.

Tahun lalu, kementerian membantu lebih dari 2.400 orang Indonesia di luar negeri yang dinyatakan positif menggunakan Kovit-19. Lebih dari setengah juta paket sembako tersedia untuk orang Indonesia di luar negeri.

Isu global

Keempat, Indonesia berharap dapat berperan lebih aktif dalam menyelesaikan masalah regional dan global. Ini termasuk mendukung perdamaian dunia dan hak asasi manusia.

Dalam konferensi tersebut, Redno menepis rumor yang diinginkan Indonesia Normalisasi hubungan diplomatik Dengan Israel. Menteri menegaskan kembali dukungan teguh Indonesia untuk kemerdekaan Palestina.

“Indonesia akan terus mendukung kemerdekaan Palestina sesuai dengan solusi dua negara dan resolusi Dewan Keamanan PBB serta parameter yang diterima secara internasional,” ujarnya.

READ  Di tengah kenaikan kasus COVID-19 di akhir tahun, pemerintah merevisi PDB pada 2020 - perdagangan

Menurut Redno, Presiden Joko Widodo sudah meyakinkan utusan Palestina, Mahmoud Abbas, bahwa Indonesia tidak akan mengubah posisi dengan melakukan panggilan telepon pada 16 Desember 2020.

Integrasi regional

Tak kalah pentingnya, Indonesia akan terus mengintensifkan negosiasi perbatasan darat dan laut. Redno mengatakan, pihaknya juga akan memperkuat upaya menjaga keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia.

“Saya ingin menggarisbawahi kebijakan kedaulatan dan hak berdaulat di perairan Indonesia. .