memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Penerbangan repatriasi pribadi membawa pulang warga Australia dari Bali

Denpasar, Indonesia (AP) – Lebih dari seratus warga negara Australia meninggalkan pulau wisata Indonesia Bali pada Rabu dengan penerbangan repatriasi khusus yang diselenggarakan oleh pemerintah Australia.

Banyak warga Australia yang terdampar di Bali karena penerbangan yang menghubungkan Indonesia ke Australia telah dibatasi sejak merebaknya COVID-19 di Indonesia.

“Penerbangan Qantas ini untuk pemulangan warga negara Australia yang akan membawanya ke Darwin,” kata Direktur Humas Bandara Tophane Yudestra, Rabu.

Yudestra mengatakan pesawat itu terbang kosong dari Sydney ke Denpasar, ibu kota Bali, dan lepas landas ke Darwin pada Rabu sore dengan 186 orang di dalamnya, termasuk anak-anak dan awak.

Ian Young, seorang penumpang, mengatakan akan kembali ke Bali setelah melihat keluarganya di Melbourne.

“Saya tidak bisa melihat keluarga saya. Saya hanya akan melihat keluarga saya dan segera kembali ke Bali.”

Konsulat Jenderal Australia di Bali mengatakan pemerintah Australia bekerja sama dengan pihak berwenang Indonesia untuk mengatur penerbangan bagi orang-orang yang pesawatnya dibatalkan atau opsi transit mereka tidak lagi tersedia.

Dia mengatakan Australia terus mencari cara untuk mendukung warga Australia yang ingin pulang.

Indonesia telah terpukul keras oleh virus corona, didorong oleh perjalanan selama liburan Idul Fitri di bulan Mei dan penyebaran tipe delta yang sangat menular. Ini telah mencatat lebih dari 3,8 juta kasus, termasuk lebih dari 120.000 kematian.

Peningkatan tersebut telah mendorong tindakan penguncian baru sejak Juli, terutama di Jawa, pulau terpadat di Indonesia, dan di Bali.

READ  Orleans Masters 2021: Seorang gadis India menarik diri setelah tes menunjukkan seorang anggota kru telah terinfeksi virus COVID-19