memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Penambang batubara di Indonesia ingin meningkatkan target produksi untuk 2022: resmi

Seorang pejabat senior pemerintah Indonesia mengatakan bahwa penambang batubara Indonesia ingin meningkatkan target produksi mereka untuk tahun ini, didorong oleh kinerja keuangan yang kuat untuk tahun 2021 dan kuartal pertama tahun 2022.

“Beberapa perusahaan telah mengajukan rencana kerja dan anggaran perubahan mereka untuk 2022,” kata Lana Sariya, direktur pengembangan bisnis batubara di Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara di Indonesia, bagian dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Rencana kerja terbaru diharapkan akan disetujui dan selesai pada akhir Juli, Sarria mengatakan kepada S&P Global Commodity Insights minggu ini, setelah itu target produksi batubara baru akan diketahui. Perkembangan terjadi pada saat pembeli di seluruh dunia mencari sumber batubara alternatif setelah sanksi terhadap Rusia. Indonesia merupakan pengekspor batu bara terbesar di dunia.

Pada konferensi pers pada 12 Januari, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia Arifin Tasrif mengumumkan bahwa target produksi batubara negara untuk tahun 2022 adalah 663 juta metrik ton. Target produksi batu bara tahun 2021 ditetapkan sebesar 625 juta metrik ton, sedangkan realisasi produksi batu bara tahun ini sebesar 614 juta metrik ton.

Dengan latar belakang dinamika penawaran dan permintaan global yang terjadi di tengah perang Rusia-Ukraina, para penambang Indonesia memperkirakan harga batubara akan tetap di atas harga 2021 sepanjang 2022.

GAR Indonesia sebesar 4.200 kkal/kg rata-rata $67,99/fob metrik ton pada tahun 2021, menurut data S&P Global. Pada 19 Mei, harga rata-rata untuk kelas 2022 adalah $88,21/metrik ton fob. Batubara di Kalimantan rata-rata 5.900 kkal/kg pada $113,80/mtfob pada tahun 2021, sedangkan pada 19 Mei, rata-rata $174,89/mtfb pada tahun 2022.

Beberapa penambang batubara di Indonesia telah mengumumkan perkiraan produksi mereka untuk tahun 2022, mengantisipasi peningkatan yang signifikan dari tingkat produksi untuk tahun 2021.
Harga lebih tinggi, produksi lebih tinggi, keuntungan lebih tinggi

READ  Cakap mewakili Indonesia di World Economic Forum 2022, dan mengusung komitmen bangsa untuk memulihkan perekonomian melalui platform Edtech

Penambang batu bara Indonesia PT Bumi Resources mengatakan pada 12 Mei bahwa pihaknya berencana untuk memproduksi 83 juta hingga 89 juta ton batu bara tahun ini, dibandingkan dengan 78,8 juta metrik ton pada 2021. Bumi, yang membukukan kenaikan laba tahunan 118,7% menjadi 488,6 juta, mengharapkan dolar, batu bara. Harga berkisar antara $87 dan $104 per metrik ton pada tahun 2022. Realisasi harga batubara perusahaan untuk tahun 2021 adalah $67,40 per metrik ton, naik dari $44,20 per metrik ton pada tahun 2020.

PT Bukit Asam, atau PTBA, mengatakan dalam laporan tahunannya yang diterbitkan pada 26 April bahwa omsetnya diperkirakan akan meningkat 30,77% sepanjang tahun menjadi 37,1 juta metrik ton pada tahun 2022.
Selain itu, PT Indo Tambangraya Megah mengumumkan pada 18 Mei bahwa pihaknya berencana untuk meningkatkan penjualannya untuk 2022 hingga 21,5 juta metrik ton dari 20,1 juta metrik ton pada 2021. Pada 10 Mei, mengumumkan laba bersih sebesar $213 juta pada kuartal pertama. Pada 2022, naik dari US$204 juta. pada kuartal keempat tahun 2021 dan $42 juta pada kuartal pertama tahun 2021.

Adaro Energy pada 12 Mei mengumumkan rencana untuk meningkatkan produksinya pada tahun 2022 hingga 13,85% selama setahun menjadi 58 juta – 60 juta metrik ton.

Seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh S&P Global, pelaku pasar telah menyampaikan kekhawatiran bahwa tidak tersedianya peralatan pertambangan telah menimbulkan tantangan untuk meningkatkan produksi, dengan beberapa produsen mengatakan dibutuhkan waktu hingga satu tahun untuk mengirimkan mesin.

Pada tahun 2021, hujan lebat non-musiman dan penutupan terkait COVID-19 menyebabkan tingkat produksi di bawah target, kata dealer.
sumber: Platts

READ  LG Resmi Buka Akademi AC di Indonesia - Inforial