memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Pemimpin satuan tugas COVID-19, Monardo, menguji virus korona baru secara positif

Berdasarkan tes PCR tadi malam, CD pagi ini. Saya mendapat hasil positif untuk COVID-19 dengan nilai 25.

JAKARTA (Andara) – Tony Monardo, ketua Satgas Penanganan Covit-19, dinyatakan positif mengidap novel virus corona penyebab Covit-19.

“Berdasarkan tes PCR tadi malam, pagi ini saya mendapat hasil positif untuk Covit-19, dengan nilai CD 25,” kata Monardo dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Monardo, yang pernah menjadi ketua Organisasi Nasional Penanggulangan Bencana (PNPP), mengatakan tidak ada tanda-tanda.

“Saya tidak menunjukkan gejala apa-apa. Pagi ini, saya kembali ke aktivitas normal, sedikit olahraga dan jalan kaki delapan kilometer,” ujarnya.

Sebagai pimpinan BNP, Monardo terlibat dalam pemeriksaan upaya mitigasi bencana pasca gempa di Sulawesi Barat dan banjir di Kalimantan Selatan.

Namun, Monardo mengatakan dia sangat berpegang pada etika kesehatan dan selalu mencuci tangannya saat memakai masker.

Pemimpin BNPP tiba dari Mamuju di Sulawesi Barat pada Jumat (22/1). Dalam kunjungannya ke Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan, staf Monardo menemaninya melakukan tes Covit-19.

Salah satu staf Monardo dinyatakan positif terinfeksi SARS CoV-2.

“Govit-19 sangat dekat dengan kami. Saya berusaha keras untuk disiplin dan mengikuti etika kesehatan, tapi saya tetap menderita,” katanya.

Monardo telah melakukan isolasi diri sembari terus memantau penanganan COVID-19 dan dampak bencana alam di beberapa daerah.

“Jika merujuk pada situasi ini, saya mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi (aturan kebersihan), memakai masker, menjaga jarak fisik, menghindari keramaian, serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” tegasnya.

Penasihat BNPP Eki Masadia, yang menemani Monardo selama kunjungannya ke daerah yang dilanda bencana, dinyatakan negatif virus tersebut meskipun dekat dengannya selama kunjungan tersebut.

READ  Indonesia mempelajari penggunaan vaksin Sinovac, Pfizer Covit-19 untuk anak-anak

Masadia mengatakan Monardo tiba di Mamuju pada 15 Januari, 12 jam setelah gempa berkekuatan 6,2 di Sulawesi Barat.

Pemimpin BNPP kemudian terbang ke Mamuju pada Selasa dini hari (19 Januari) sebelum menuju ke Pancharmasin di Kalimantan Selatan pada Minggu (17 Januari) dan kembali ke Jakarta.
Berita Terkait: Kasus COVID-19 di Indonesia berlipat ganda dalam 2,5 bulan
Berita Terkait: PPKM turunkan kasus COVID-19 hingga 20 persen: Pokja

Diedit oleh INE