memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Pemerintah menyesuaikan kapasitas WFO sebesar 50 persen: Menteri

Pemerintah telah menyesuaikan kembali kapasitas WFO di wilayah PPKM Tier 3. Dari sebelumnya 25 persen kapasitas kantor, kini telah diubah menjadi 50 persen dari kapasitas kantor

Jakarta (Antara) – Pemerintah Indonesia mengubah aturan Work From Office (WFO), dari sebelumnya 25 persen kapasitas kantor menjadi 50 persen untuk wilayah yang diberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Keputusan ini dibuat untuk mencapai keseimbangan antara sektor kesehatan dan ekonomi.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Bensar Panjaitan mencatat, “Pemerintah telah menyesuaikan kembali kapasitas WFO di wilayah PPKM Level 3. Dari sebelumnya 25 persen kapasitas kantor, kini diubah menjadi 50 persen kapasitas kantor. ” Saat konferensi pers, Senin.

Selain kapasitas perkantoran, kapasitas pentas seni, kegiatan budaya dan sosial bagi masyarakat serta fasilitas umum seperti tempat wisata juga ditingkatkan menjadi 50 persen.

Berita terkait: Implementasi PPKM secara konsisten efektif menurunkan kasus COVID-19

Panjitan menyebutkan, rincian aturan tersebut akan dituangkan dalam instruksi Menteri Dalam Negeri yang akan diterbitkan hari ini.

“Dengan begitu, para pedagang kaki lima dan seniman bisa tetap beraktivitas dan tidak perlu dipulangkan akibat dampak kebijakan ini,” ujarnya.

Pandjaitan kemudian mencatat, berdasarkan data yang diperoleh dari studi eksternal, ia mengkonfirmasi tingkat kematian akibat COVID-19 yang rendah.

Pada pertengahan tahun 2020, terungkap bahwa virus corona 13 kali lebih berbahaya daripada flu biasa. Namun, pada tahun 2022, varian Omicron diperkirakan hanya dua kali lebih fatal dari flu.

Berita terkait: Level PPKM Jabodetabek naik menjadi 3, dengan penyesuaian

Dia menunjukkan bahwa “Omicron tidak lebih dari dua kali tingkat keparahan influenza.”

Selain menyesuaikan kapasitas pekerja dan pengunjung fasilitas umum, pemerintah akan mengubah aturan masuk dan keluar internasional di wilayah Jawa Bali.

READ  ACN Aero Teknik Menandatangani Perjanjian $10M+ dengan Bandara Internasional Jawa Barat untuk Membangun Perusahaan Perawatan Pesawat Kertajati

Menhub mengisyaratkan pemerintah akan membuka kembali pintu keberangkatan dan kedatangan jemaah umrah melalui Bandara Juanda di Surabaya, Jawa Timur. Bandara ini juga akan dibuka untuk warga negara asing (WNA) dan warga negara Indonesia (WNI).

Sementara itu, Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali juga akan dibuka untuk orang asing dan warga negara Indonesia untuk segala keperluan dan tidak hanya untuk pariwisata. Peraturan ini termasuk pembukaan perbatasan laut di Bali bagi orang asing dan warga negara Indonesia yang datang dengan kapal pesiar atau kapal layar.

Berita terkait: Anak-anak di bawah 12 tahun dapat mengunjungi Ancol selama PPKM Level 3

Berita terkait: Bandung memberlakukan kembali aturan tunggal dan ganda untuk membatasi masuk ke kota