memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Pemerintah Indonesia berencana untuk menjual obligasi senilai sekitar $ 11 miliar ke c.bank pada akhir tahun

Jakarta, 21 Des (Reuters) – Pemerintah Indonesia akan menjual obligasi senilai 157 triliun rupee ($ 10,94 miliar) kepada bank sentral pada akhir tahun 2021, menurut presentasi menteri keuangan.

Pemerintah sudah menjual obligasi senilai Rp 58 triliun ke Bank Indonesia (BI) awal bulan ini.

Berdasarkan perjanjian Agustus, BI menawarkan untuk membeli obligasi senilai kurang dari Rs 215 triliun pada tahun 2021 dan Rs 224 triliun pada tahun 2022 untuk membantu pemerintah mengelola pembayaran bunga di tengah meningkatnya utang selama epidemi Pemerintah-19.

Daftar sekarang untuk akses gratis tanpa batas ke Reuters.com

Menteri Keuangan Shri Mulyani Indira Gandhi pada hari Selasa mengatakan bahwa pemungutan pajak untuk tahun ini kuat karena kenaikan harga komoditas.

Selain itu, kesepakatan dengan BI dan pemanfaatan cadangan kas pemerintah memungkinkan otoritas menaikkan target penerbitan obligasi menjadi Rp 263,5 triliun tahun ini, kata Muliani.

Muliani menegaskan bahwa total pendapatan untuk tahun ini hingga November 19,4% lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu, yang mencapai Rs 1,699,4 triliun dan melampaui target pendapatan. Baca selengkapnya

Hingga bulan lalu, total belanja tahun ini Rp 2.310,4 triliun.

Defisit fiskal adalah 611 triliun rupee pada bulan November, atau 3,63% dari PDB, dan defisit anggaran 2021 terbaru akan berkisar dari 5,1% hingga 5,4% dari PDB.

($ 1 = 14.350.0000 rupee)

Daftar sekarang untuk akses gratis tanpa batas ke Reuters.com

Laporan Gayatri Suroyo Editing Ed Davis

Standar kami: Prinsip Kepercayaan Thomson Reuters.

READ  Hubungan keamanan Prancis yang berkembang dengan Indonesia