memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Pembayaran digital semakin populer di Vietnam – OpenGov Asia

Untuk dapat menghasilkan produk yang unggul dan berdaya saing, pemerintah untuk mendorong Pelaku industri fesyen Indonesia untuk meningkatkan digitalisasi dan keberlanjutan; Digitalisasi peragaan busana mendorong para desainer untuk lebih kreatif dalam presentasi publik tentang koleksi baru mereka.

Angela Tanusoidepjo, Wakil Menteri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menyatakan bahwa pandemi COVID-19 telah mengubah perilaku konsumen dan konsumen menjadi lebih cerdas secara teknis. Beberapa survei juga mengungkapkan bahwa meskipun tren konsumsi produk fesyen dan aksesoris masih rendah selama masa pandemi, fesyen dan aksesoris masih mendominasi penjualan e-commerce. Ia menambahkan, isu digital enhancement dan sustainability harus diharapkan oleh para pelaku industri fashion Indonesia.

“Ini merupakan peluang yang harus kita tangkap bagi para penggiat fashion tanah air karena fenomena belanja online tidak akan berhenti sampai di sini saja. Teknologi akan terus berkembang di industri fashion, apalagi Indonesia didominasi oleh anak muda yang sangat dekat dengan teknologi, ” jelas Wakil Menteri Angela, merujuk pada bazar online terbaru dan siaran langsung Indonesian Fashion Week (IFW) yang menampilkan budaya Indonesia.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah menyetujui IFW 2022 yang merangkul digitalisasi serta desainer yang terus memperkenalkan penemuan dan inovasi untuk terus menggairahkan sektor fesyen nasional yang tumbuh sebesar 52 persen pada tahun 2021. perusahaan besar di industri kreatif, seperti mode, untuk beralih ke digital dan mencari peluang pendapatan baru dan harus memanfaatkan setiap masalah keberlanjutan.

Meskipun pandemi telah meningkatkan perhatian publik tentang tujuan lingkungan – kelestarian lingkungan, budaya dan ekonomi merupakan pertimbangan penting. Wakil Menteri Angela terkesan dengan banyaknya bisnis lokal baru yang menggunakan bahan ramah lingkungan dan menggunakan prosedur yang berkelanjutan. Mereka juga memberikan pelatihan kepada ibu-ibu di daerah untuk membantu mereka mengembangkan keterampilan mereka sendiri.

READ  Perusahaan milik negara yang mendorong pengembangan panas bumi di Indonesia

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia kini terus berkolaborasi untuk mendorong dunia mode lokal dan memperkuat sistem mode Indonesia dengan dua hal, inovasi teknologi dan agenda keberlanjutan. Industri mode lokal melihat peluang ini untuk pulih dari cobaan dua tahun sebanyak yang mereka butuhkan dukungan dari pemangku kepentingan dan dari sektor pemerintah.

Sementara itu, Sandiaga Salahuddin Ono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mengisyaratkan pariwisata dan pasar kreatif Indonesia harus direvitalisasi di masa normal baru untuk memastikan mereka bisa melakukannya. Mengembangkan Beradaptasi dengan era digital.

Rencana ini akan mengakhiri inisiatif kementerian lainnya, #BeliKreatifLokal atau #BuyLocalCreative, yang diluncurkan selama periode Wishnutama. Inisiatif ini bertujuan untuk membantu pengusaha dan UKM di industri kreatif, termasuk fashion, gastronomi dan kerajinan, pulih dari dampak pandemi.

Ini merupakan upaya nasional untuk mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengadopsi produk digital dan menciptakan produk yang lebih unik secara lokal dengan menekankan kearifan lokal sebagai keunggulan utama.

Sandiaga menambahkan dengan potensi yang sangat besar, dia yakin pariwisata dan industri kreatif mampu memberikan kontribusi lebih terhadap PDB nasional. Indonesia kaya akan keragaman budaya dan budaya lokal, termasuk masakan tradisional, musik, dan pertunjukan seni, serta tujuan wisata alam yang luar biasa. Indonesia memiliki banyak hal untuk ditawarkan, dengan lebih dari 199 tarian tradisional, 724 bahasa tradisional, dan 1.340 kelompok etnis.

Diversifikasi produk dan pengembangan lokasi wisata di luar Bali tentunya akan menjadi cara yang berhasil untuk menarik lebih banyak wisatawan ke Indonesia. Pada saat yang sama, sektor ekonomi kreatif yang melingkupi industri pariwisata diharapkan tumbuh dengan bantuan teknologi dan inovasi.

Ini adalah kampanye nasional untuk mendukung usaha mikro, kecil dan menengah [MSMEs] Menuju transformasi digital dan produksi produk lokal yang lebih inovatif dengan memaksimalkan kearifan lokal sebagai ciri utamanya,” kata Sandiaga.

READ  Chevron memulai hasil Q4 industri minyak dengan sebuah kegagalan