memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

PaDI Bisa Bantu UMKM Tingkatkan Usaha: Menteri Badan Usaha Milik Negara

Dengan bergabung dalam Pameran Virtual Pasar Digital UMKM, Anda menjadi bagian penting dari keluarga Pasar Digital UMKM dari 10.100 perusahaan mikro dan mikro.

Jakarta (Antara) – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Eric Thohir meyakini Pasar Digital Usaha Kecil Menengah (PaDI) dapat menjadi wadah bagi usaha kecil dan menengah (UMKM) untuk menggenjot usahanya.

Zaheer mencontohkan, acara ini menjadi pintu gerbang bagi BUMN untuk mengenal ragam produk UMKM dan mitra pendukung selain memperluas peluang untuk memanfaatkan opsi, sehingga harga bagus dan kualitas produk kompetitif.

“Kalau BUMN bisa untung, usaha kecil menengah dan rakyat tidak boleh bangkrut. Mereka juga harus mendapat untung dan kemudian menjadi makmur,” katanya.

Tahap kedua Pameran Virtual Pasar Digital UMKM bertujuan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Per 31 Agustus 2021, total nilai transaksi antara BUMN dan UMKM adalah 10,9 triliun rupee (sekitar 765 miliar dolar AS), termasuk 142.000 transaksi yang terdaftar dengan 10.100 usaha mikro dan mikro, yang mencerminkan kerjasama yang kuat antara perusahaan. -usaha mikro, kecil dan menengah yang dimiliki.

Acara MSME Digital Market 1 yang diadakan sebelumnya memberikan hasil positif, dengan 75.000 transaksi terdaftar dalam seminggu.

Mereka mencatat, dengan kulminasi kerjasama ini, diharapkan transaksi pembelanjaan UMKM dengan BUMN dari mitra binaan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Apalagi kemitraan dengan UMKM akan meningkatkan pemanfaatan TKDN yang telah digalakkan oleh pemerintah. Dan ini akan masuk ke ekosistem milik negara, dan tentunya dengan standar kualitas yang harus dilaksanakan bersama.

Menhub memuji usaha mikro, kecil, dan menengah yang berpartisipasi dalam pameran virtual pasar digital bagi usaha mikro, kecil, dan menengah.

Pada gelombang pertama Februari 2021, UMKM Digital Market Fair diikuti oleh 244 UMKM dengan bantuan mitra binaan, sedangkan pada gelombang kedua sebanyak 295 UMKM dengan bantuan mitra binaan.

READ  Bisnis Indonesia terganggu, terperosok dalam transformasi digital - Bisnis

“Dengan mengikuti Pameran Virtual Pasar Digital UMKM, Anda menjadi bagian penting dari keluarga Pasar Digital UMKM dari 10100 UMKM. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik bagi UMKM untuk mendapatkan kemudahan pembiayaan, jaminan pembayaran, dan akses pasar, serta pembangunan berkelanjutan, ” dia mencatat.

Pada hari Senin, Pasar Digital UMKM juga akan meluncurkan layanan terbaru sebagai komitmen untuk mengefektifkan layanan dari BUMN ke UMKM.

Tuntutan untuk memasuki dunia digital akan mendorong UMKM untuk melanjutkan transformasi dan adaptasi, sehingga mendorong kemandirian yang kuat.

BUMN akan setia mendampingi UMKM, sehingga siap menghadapi situasi yang berkembang dan mengembangkan kebiasaan baru.

“Melalui kerja sama ini, kita akan memajukan UMKM, sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Saya juga ingin memastikan BUMN dan UMKM dapat terus bersinergi dan menjadi penopang perekonomian Indonesia untuk mewujudkan Indonesia yang sulit, dan pembangunan Indonesia,” tambah Thohir.

Berita terkait: Telkomsel Gandeng SMESCO Digitalisasi UMKM
Berita terkait: usaha mikro, kecil dan menengah masuk ke dalam rantai pasok milik negara; Nilai kerjasama Rp52,23 miliar
Berita terkait: Bank Investasi menerbitkan peraturan tentang rasio pembiayaan komprehensif untuk usaha mikro, kecil dan menengah