memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Nestlé bangun pabrik keempat di Indonesia | Berita Industri Makanan

Kantor pusat Nestlé berada di Vevey, Swiss

Nestlé telah memulai pembangunan pabrik baru di Indonesia, yang akan menjadi pabrik Swiss keempat di pasar.

Produsen makanan terbesar di dunia itu mengatakan pabrik yang berlokasi di Batang, Jawa Tengah itu akan memproduksi produk susu cair yang dijual dengan merek Bear dan minuman siap minum yang dipasarkan dengan merek Milo dan Nescafe. Nestle, yang menghabiskan $ 220 juta untuk pabrik tersebut, mengatakan melihat “peningkatan permintaan” di Indonesia, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

“ Terlepas dari pandemi Covid-19, kami optimis dengan peluang pertumbuhan di Indonesia, dan keputusan kami untuk berinvestasi di pabrik baru dan memperluas kapasitas pabrik kami yang ada merupakan bukti komitmen jangka panjang kami untuk berinvestasi di Indonesia, dengan [the] Fokus utamanya adalah menciptakan lebih banyak kesempatan kerja, memanfaatkan sebanyak mungkin bahan baku lokal, memproduksi makanan dan minuman berkualitas tinggi, bergizi, aman dan lezat bagi pelanggan kami, dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi Indonesia, ” kata Janisan Ampalavanar, Direktur Unit Bisnis Nestlé di Indonesia.

Pabrik baru dijadwalkan siap untuk produksi komersial pada tahun 2023.

Tahun lalu, Nestlé berinvestasi di ketiga pabriknya yang berlokasi di Indonesia. Pada Juli tahun lalu, perusahaan menyusun rencana untuk meningkatkan kapasitas produksi gabungan di lokasi sebesar 25% dengan paket investasi 99 juta franc Swiss ($ 109,9 juta).

READ  Komentar: Mengapa sepertinya ada banyak unicorn teknologi Asia Tenggara yang bersiap untuk IPO tahun ini