memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Mitsui mundur dari operator pembangkit batubara Indonesia Indonesian

TOKYO – Mitsui & Co akan menjual seluruh kepemilikannya kepada operator pembangkit listrik tenaga batu bara Indonesia, kata perusahaan bisnis Jepang, Selasa. Ini adalah bagian dari upaya perusahaan untuk mengurangi jejak karbonnya.

Mitsui telah setuju untuk menjual 45,5% sahamnya di Python Energy ke RH International (Singapura), anak perusahaan dari produsen listrik Thailand Ratch Group. Perjanjian tersebut mencakup pertukaran saham di dua usaha patungan lainnya.

Transaksi akan ditutup pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2022. Mitsui mengharapkan untuk membukukan keuntungan dari kesepakatan, yang nilainya belum dirilis.

Mitsui membantu meluncurkan Biden Energy dengan mitra lain pada tahun 1994 sebagai produsen listrik independen besar pertama di Asia. Pyton Energy kini mengoperasikan tiga pembangkit listrik tenaga batu bara di pembangkit listrik Python di Jawa Timur.

Pada Maret, kompleks tersebut sedang dalam proses mempertahankan cadangan Mitsui di pembangkit listrik tenaga batu bara. Penjualan ke Grup Ratch akan mengurangi pangsa pembangkit batubara di profil kapasitas listrik Mitsui sebesar 18% menjadi 11%.

Mitsui mengatakan pada bulan November akan menegosiasikan penjualan manfaat perumahan komersial di pembangkit listrik tenaga batu bara di Indonesia, Malaysia, Maroko dan Cina.

Di masa lalu, Mitsui telah mempromosikan pembangkit listrik tenaga batu bara di bawah bendera mendukung negara berkembang. Rumah bisnis telah berubah arah dalam menanggapi pergeseran global menuju dekarbonisasi.

READ  Cardiola H.H. Sheikh Mansour sangat senang membeli trofi tersebut