memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Menteri Pariwisata mendukung kampanye baru ini dan mengajak masyarakat untuk bangga dengan produk lokal Tuba

Kebijakan baru tersebut diumumkan oleh Menteri terkait dengan serangkaian arahan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Lohut Bensar Bangitan; Gubernur Bank Indonesia Perry Warjo; Menteri Keuangan Sri Moliani Indrawati; Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny Gerrard PlettWakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanuswedebjo, dari Baleigh, Sumatera Utara; Kabupaten Derry, wali Eddie Cling, Attie Peruto.

Sebagai panutan, Sandiaga meluncurkan kebijakan baru Beli Kreatif Danau Toba di Debang Resort, Dairi, Sumatera Utara Pada Songket Tapak Catur tradisional dengan ide Ulos Simalungun oleh perancang busana daerah, Irsan.

“Saya datang langsung dari Kabupaten Dairi dengan mengenakan pakaian songket tradisional Tapak Catur khusus untuk mengungkapkan apresiasi saya kepada desainer yang luar biasa kreatif ini dan untuk menunjukkan dukungan tulus saya terhadap gerakan Beli Kreatif Danau Toba. Kostum ini adalah salah satu dari banyak contoh produk lokal Toba yang sudah menjadi produk ekonomi eksklusif. Di Indonesia, ”kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Saladin Ono.

#BeliKreatifDanauToba (BKDT)

Gerakan BKDT terdiri dari dua program utama:

  1. Memberikan dukungan kepada bisnis lokal di Toba dengan meningkatkan keterampilan
  2. Untuk meningkatkan daya jual dengan “membantu pasar”, membantu pengrajin memperluas penjualan domestik atau volume ekspor untuk meningkatkan omset dan lapangan kerja.

Untuk memastikan keberhasilan kebijakan BKDT yang terpusat, Kemendag menyiapkan tiga strategi: inovasi, adaptasi dan kolaborasi untuk mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Mengomentari dukungan Kementerian Perdagangan, Perindustrian dan Perdagangan untuk kebijakan pemerintah pusat, Menteri Ono mengatakan: “Ketiga strategi dan rangkaian program dirancang untuk membantu memfasilitasi pertumbuhan keahlian ekonomi kreatif di 5.700 Danau Toba Sumatera Utara. “

Ia menambahkan, “Selain itu, sebagai kampanye akar rumput untuk negara, setiap kampanye dirancang atas kerja sama antara kementerian, pemerintah daerah, pasar, komunitas usaha mikro dan kecil, dan pelaku ekonomi kreatif sehingga kita semua dapat memainkan peran kita dan menunjukkan dukungan kami untuk Indonesia Pengembangan.”

READ  Digitalisasi, EAGA Trade memberi peringkat prioritas Davao Chamber of Business

Sejalan dengan gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang dicanangkan Presiden pada tahun 2020, MOTCE juga memperkenalkan kampanye Beli Kreatif Lokal (Beli Produk Lokal Inovatif). Kebijakan baru tersebut akan memberikan dukungan pasar dan pendampingan kepada pengrajin di bidang fashion, kerajinan dan memasak di wilayah Jabodetabek.

Pada tahun 2021, Kementerian Perhubungan akan memperluas program BBI untuk memfasilitasi tumbuhnya pengrajin Indonesia Sumatera Utara Di bawah program BKDT.

Selain itu, Kementerian Perhubungan juga akan mempromosikan Danau Toba sebagai “destinasi prioritas utama”, dengan perkembangan yang dipantau oleh Presiden. Goku Widodo.

“Melalui program ini, MOTCE ingin menumbuhkan rasa bangga dalam membeli dan menggunakan produk lokal dari Sumatera Utara Diantaranya agar kita bisa berperan aktif dalam pemulihan ekonomi nasional, ”jelas Sandiaga.

SUMBER Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia