memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Malaysia dan Indonesia menyepakati prinsip jalur hijau bersama

KUALA LUMPUR (6 Februari): Malaysia dan Indonesia pada prinsipnya telah sepakat untuk melaksanakan proyek Mutual Greenway (RGL) yang dikenal di Indonesia sebagai pengaturan perjalanan koridor untuk meningkatkan perdagangan bilateral.

Namun, Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Datuk Seri Mohammad Sharul Iqram Yacoub mengatakan bahwa tindak lanjut diperlukan untuk lebih mengikuti SOP terkait.

“Malaysia perlu menindaklanjuti pengetatan SOP yang ada. Proyek ini akan dilaksanakan segera setelah pejabat kesehatan Malaysia dan Indonesia menganggapnya tepat,” katanya dalam wawancara dengan buletin siang Bernama TV melalui Skype hari ini.

Ia mengatakan RGL tidak hanya terbuka untuk pejabat pemerintah dan investor dari kedua negara, tetapi juga untuk memfasilitasi perjalanan dan meningkatkan perdagangan, terutama untuk vendor bernilai tinggi.

Hal itu disampaikan Mohammed Sharul Iqram dalam pertemuan empat hari dengan Presiden Joko Widodo (Djokovic) sebagai hasil kunjungan resmi satu hari Perdana Menteri Tan Sri Muhaidin Yassin ke Indonesia.

Menurut dia, kedua pemimpin membahas diskriminasi di Palmyra dan menentangnya.

“Indonesia dan Malaysia adalah produsen minyak sawit terbesar dan kami memiliki 600.000 pekerja di lingkungan Malaysia.

“Akan kurang efektif jika kita tidak menangani masalah diskriminasi secara kolektif. Jadi kedua pimpinan sepakat untuk bekerja sama memperkuat platform yang ada seperti Council on Palm Oil Producers (CPOPC),” ujarnya.

Dia mengatakan kedua pemimpin tersebut membahas dan setuju untuk bersama-sama menyelesaikan masalah lingkungan seperti kabut asap.

Namun demikian, meskipun para pemimpin mencapai konsensus, dia tidak bersikeras bahwa masalah tersebut telah diselesaikan karena tindak lanjut di tingkat menteri dan eksekutif sangat penting.

Secara global, Indonesia adalah mitra dagang terbesar kesembilan Malaysia dan mitra dagang terbesar ketiga negara-negara ASEAN.

READ  Luhut Indonesia Ajak Huawei Tingkatkan Kolaborasi Smart Future dan Energi Baru

Pada tahun 2020, total perdagangan mencapai RM66,17 miliar, sedangkan total investasi Malaysia di Indonesia adalah yang terbesar kedua di Republik dengan $ 1,04 miliar (RM4,23 miliar).