memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Legislator desak pemuda Indonesia jadi pengusaha digital

Jakarta (Antara) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ahmad Syakho mendorong generasi muda untuk menjadi digital entrepreneur atau pengusaha digital demi kemajuan perekonomian Indonesia karena bangsa saat ini hidup di era digital.

Dia mengatakan dalam siaran pers yang dikeluarkan di Jakarta pada hari Sabtu bahwa banyak ahli menyimpulkan bahwa rasio 10 hingga 14 persen pengusaha diperlukan untuk negara untuk berkembang.

Ia mencatat, jumlah wirausahawan di Indonesia terus menurun, terutama jika dibandingkan dengan negara-negara anggota ASEAN lainnya.

Siakho menjelaskan pengusaha di Indonesia sekitar 3,47 persen dari total penduduk, sedangkan pengusaha dari Malaysia, Thailand, dan Singapura masing-masing sekitar 4,74 persen, 4,26 persen, dan 8,76 persen dari total penduduk.

“Data ini seharusnya memotivasi kita untuk menjadi pengusaha. Saat ini, peluang Indonesia menjadi negara maju melalui jumlah pengusaha sangat luas,” tegas Seiko.

Berita Terkait: Jokowi Harapkan Pengusaha Ketangguhan, Kerja Keras Di Tengah Pandemi

Menurut Syaikhu, peluang yang luas ini karena jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar sebesar 270 juta, dengan premi demografi yang dapat menyebabkan peningkatan 68,1 persen penduduk kelompok usia produktif sejak tahun 2012. Angka ini akan mencapai puncaknya pada tahun 2028-2030, katanya. dikatakan.

Selain itu, ia mencatat bahwa berbagai teknologi internet memiliki potensi besar untuk menghasilkan wirausahawan digital.

Syaikhu menyerukan adanya kebijakan atau regulasi pemerintah untuk mendukung keberadaan dan perkembangan wirausaha digital.

Sementara itu, Bank Indonesia ingin menghubungkan 60 juta usaha mikro, kecil dan menengah ke platform digital selama tiga tahun melalui Indonesian Rapid Response Standard (QRIS).

Gubernur Bank Indonesia Piri Warijo menegaskan target tahun ini adalah 12 juta usaha mikro, kecil dan menengah, yang akan dinaikkan pada tahun-tahun berikutnya.

READ  Bitcoin has reached $ 30,000 for the first time ever

Berita terkait: Perusahaan domestik berbicara tentang bagaimana mereka dapat mengakses pasar global di tengah pandemi