memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Kurangnya keamanan siber: Sertifikat vaksin presiden Indonesia bocor secara online, World News

Kesaksian Presiden Indonesia tentang Covid telah bocor secara online, menyoroti buruknya keamanan siber di negara ini.

Karena tingkat melek huruf yang buruk, dokumen rahasia juga bocor di masa lalu. Kali ini, kebocoran sertifikat vaksin Joko Widodo telah menimbulkan kekhawatiran. Kesaksiannya bocor secara online yang menunjukkan nomor identifikasi terkontrol dan tanggal serta waktu vaksinasi.

Pemerintah menyatakan bahwa data ini diakses oleh peretas melalui aplikasi pemantau vaksin resmi bernama PeduliLindungi.

“Beberapa orang telah memperoleh sertifikat vaksinasi Pak Joko Widodo menggunakan fitur skrining vaksin yang tersedia di Pedulilindungi,” kata pernyataan dari pemerintah.

Tonton |

Ketika warga setempat meminta klarifikasi kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika, kementerian tersebut menyalahkan Komisi Pemilihan Umum karena mereka mengklaim data tersebut telah diakses melalui situs web mereka.

Insiden ini menyoroti kegagalan pemerintah untuk menjaga kerahasiaan dokumen dan informasi sensitif. Ini terjadi beberapa hari setelah penyedia enkripsi vpnMentor mengumumkan bahwa data lebih dari 1,3 juta pengguna aplikasi pengujian dan pelacakan pemerintahnya telah disusupi. Juga laporkan hal ini ke informasi pribadi dan hasil tes Covid beberapa penumpang.

“Pelanggaran data sering terjadi di Indonesia karena penetrasi digital yang sangat tinggi di Indonesia yang sayangnya tidak diikuti oleh kesadaran digital yang tepat oleh mereka yang mengelola data,” menurut analis keamanan siber Alphonse Tanujaya di Kantor Berita Tol Jakarta.

READ  Untuk SEA Games Hanoi, Indonesia dan Thailand berbagi nasib dengan Rusia di Olimpiade Tokyo