memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Kovit-19: Penggunaan vaksin Synovac, Pfizer untuk anak-anak di Indonesia

Sumber Gambar: AP / REPRESENTATIONAL.

Indonesia sedang mempelajari penggunaan vaksin Sinovac dan Pfizer untuk anak-anak.

Indonesia saat ini sedang mengkaji penggunaan vaksin Sinovac dan Pfizer Covit-19 untuk anak di bawah usia 18 tahun, menyusul ditemukannya beberapa kasus varian delta virus corona yang sangat menular di kalangan anak-anak dan remaja.

“Saat ini kami sedang mempertimbangkan vaksin mana yang sudah memiliki EUA (Emergency Use Recognition) untuk anak muda. Yang kami perhatikan adalah daftar kami mencakup dua; Sinovak untuk usia tiga hingga 17 tahun dan Pfizer untuk usia 12-17 tahun,” Menteri Kesehatan Pudi Kata Gunadi Sadiq kepada Virtual, Jumat, dalam konferensi pers.

China telah menyetujui penggunaan segera vaksin Sinovac untuk anak-anak di bawah usia tiga tahun, sementara Amerika Serikat telah memberikan lampu hijau kepada Pfizer Jab untuk anak-anak di bawah 12 tahun, kantor berita Xinhua melaporkan.

Sadiq mengatakan Kementerian Kesehatan sedang melakukan kajian terhadap vaksinasi anak yang akan segera dirilis, sambil memantau perbaikan dan data efektivitas dan efek samping dari vaksin yang diberikan kepada banyak anak. negara.

“Kami dapat mempublikasikan kesimpulan komprehensif berdasarkan data yang kami miliki, data kebijakan di negara lain dan data ilmu kesehatan UE yang diberikan kepada perusahaan vaksin,” kata Sadiq.

Berdasarkan rencananya, negara Asia Tenggara itu saat ini mencoba memvaksinasi 181,5 juta orang di atas usia 18 tahun pada Maret 2022, 70 persen dari total populasinya.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, Indonesia sejauh ini telah memberikan 36.581.555 dosis vaksin Covit-19.

Berita Dunia Terbaru