memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

“Kokumbo Toboh Indahko” meraih Penghargaan Film Terbaik di Festival Film Indonesia

Kami berhutang budi kepada Rianto, sang koreografer yang kini tinggal di Tokyo, atas kesediaannya berbagi kisah hidupnya untuk diadaptasi.

Jakarta (Antara) – “Memories of My Body” atau “Kucumbu Tubuh Indahku” karya Garin Nugroho meraih Penghargaan Citra untuk Film Terbaik pada Festival Film Indonesia (FFI) 2019 di Jakarta, Minggu, 8 Desember.

Film tersebut meraih penghargaan tersebut setelah mengalahkan film-film Indonesia terpopuler lainnya di tahun 2019 dalam kategori “27 Langkah Mei”, “Bumi Manusya”, “Dua Garis Beru” dan “Kilwarga Simara”.

Ini menyoroti kisah Juno, penampil Tari Lengger, suatu bentuk tarian heteroseksual di mana penari pria berdandan seperti wanita. Juno tinggal di sebuah desa kecil di Jawa dan mengejar dirinya yang sebenarnya.

Kisah Juno didasarkan pada kisah kehidupan nyata Rianto, seorang penari dan koreografer, yang mengambil perannya dalam film sebagai Juno dewasa.

Berita terkait: Festival Film Indonesia Kembali Digelar di Bahrain

“Kami berhutang budi kepada Ryanto, koreografer yang kini tinggal di Tokyo, atas kesediaannya berbagi kisah hidupnya untuk dijadikan film,” kata produser film Ifa Ifansyah dalam surat penerimaannya.

Selain menyabet gelar Film Terbaik, aktor utama Muhammad Khan yang memerankan Juno di “Kucumbu Tubuh Indahku” dan sutradaranya, Garin Nugroho, juga meraih penghargaan sebagai Aktor Terbaik dan Sutradara Terbaik.

Ini merupakan Penghargaan Citra pertama bagi Nugroho setelah 38 tahun menjadi sutradara film.

“Kucumbu Tubuh Indahku” memenangkan delapan Penghargaan Citra untuk penghargaan sinematik teratas Indonesia tahun 2019 setelah dilarang di beberapa kota karena cerita bertema gay. Namun, film luar biasa ini terpilih menjadi partisipasi Indonesia di Oscar 2020.

Berita terkait: Film Indonesia Menunggu Orang India: Dubes

Berita terkait: Gojek Indonesia masuk ke industri streaming film online

READ  Gambar pelukan Coronavirus disebut sebagai foto pers terbaik dunia tahun ini

Berita terkait: Aplikasi streaming film Indonesia memperluas pasar konsumen