memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Ketua DPR: Menangani COVID-19 sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi

Pada triwulan II tahun 2021, kegiatan sosial dan ekonomi secara umum mulai berjalan kembali. Dengan demikian, ekonomi kita juga mulai pulih

Jakarta (Antara) – Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan penanganan pandemi yang efektif sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Pada triwulan II tahun 2021 kegiatan sosial dan ekonomi secara umum mulai berjalan kembali. Akibatnya, perekonomian kita juga mulai pulih,” katanya dalam keterangan yang dikeluarkan di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik, perekonomian Indonesia tumbuh 7,07 persen year on year pada kuartal II 2021. Ditambahkan, ini merupakan pertumbuhan positif pertama dalam lima kuartal berturut-turut.

Berita terkait: Wakil Ketua Gerakan Revolusi Rakyat Puji Pemerintah Indonesia atas Pertumbuhan Ekonomi

Sementara itu, dibandingkan triwulan I tahun 2021, PDB Indonesia meningkat sebesar 3,31 persen. Dia menambahkan bahwa konsumsi rumah tangga berkontribusi hampir setengah dari pertumbuhan.

Dia kemudian mendesak pemerintah untuk mempertahankan prestasi dengan menjaga daya beli masyarakat dan melanjutkan program pemulihan ekonomi nasional seperti program bantuan tunai sosial, program bantuan pangan, bantuan modal usaha, serta dukungan pemulihan untuk sektor bisnis.

Berita terkait: Pertumbuhan positif di kuartal kedua karena upaya tim: kepresidenan

Mahrani mengingatkan, setiap peningkatan aktivitas publik tetap membutuhkan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Selain program vaksinasi yang komprehensif, protokol kesehatan sangat penting untuk menjamin kelangsungan kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat, katanya.

Apalagi DPR dan pemerintah telah menetapkan kapasitas keuangan RAPBN 2022 untuk dapat mengantisipasi ketidakpastian pandemi, katanya.

Dia kemudian mendesak pemerintah untuk memfokuskan pengeluaran untuk menangani pandemi dan mempertahankan program pemulihan sosial dan ekonomi nasional, termasuk menyerap anggaran pemerintah daerah untuk program tersebut.

READ  Perusahaan China Huayou berinvestasi dalam proyek nikel Indonesia senilai 2,1 miliar dolar AS

Berita terkait: Presiden Pantau RS Pertamina Norm

Berita terkait: Menghadapi pandemi menentukan pemulihan ekonomi di semester kedua: pemerintah