memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Kenaikan pajak bandara di 11 bandara Indonesia, 16 Juli

Departemen Perhubungan telah mengubah Tarif Pelayanan Penumpang Udara (PJP2U), atau pajak bandara, yang berlaku untuk 11 bandara per 16 Juli 2022.

Perubahan tersebut berlaku untuk penerbangan domestik dan internasional.

Menurut juru bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah menyetujui usulan kenaikan pajak bandara.

Irawatito menjelaskan, “Perubahan tarif pelayanan bandara dalam bentuk PJP2U yang diajukan oleh penyelenggara bandara dapat disetujui dengan kewajiban menyebarluaskan informasi kepada masyarakat secara luas dan efektif.” detik.comDitransfer pada hari Sabtu, 16 Juli.

Kementerian memahami beban biaya operasional di bandar udara yang diatur oleh operator untuk menjamin keselamatan, keamanan, dan pelayanan bandar udara sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Saat ini, kami meminta operator bandara untuk melakukan sosialisasi yang luas kepada para pemangku kepentingan sehingga masyarakat memiliki informasi dan pemahaman yang tepat, ” Dia berkata.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Ono mengatakan kenaikan pajak bandara telah direvisi karena pemotongan penerbangan selama dua tahun selama pandemi.

“Ada yang melaporkan hal ini karena adanya kenaikan biaya operasional dan juga penyesuaian agar bandara dapat beroperasi sesuai dengan kelestarian lingkungan. Penyesuaian juga dilakukan pasca pandemi dengan kenaikan biaya operasional dari masing-masing bandara,” kata Ono, Jumat, 15 Juli. .

Menkeu menjelaskan, masalah airport tax akan dibahas kembali dengan kementerian terkait.

Namun, agar tidak mempengaruhi kenaikan harga tiket pesawat, sebaiknya maskapai menambah frekuensi penerbangan dan jumlah penumpang. Banyak maskapai sepakat untuk menambah frekuensi penerbangan.

Baca Juga 7 Bandara Utama Terbaik di Indonesia | bandara terbesar

Kami membahas ini (kenaikan tiket) bersama termasuk Menteri Perhubungan. Dengan penambahan jumlah penerbangan, maka banyak maskapai yang berkomitmen seperti Air Asia, Lion Group dan Pelita Air, dan nantinya jumlah penerbangan bisa ditambah, sehingga harga tiket bisa ditekan.”

READ  Hasil ESG raksasa dalam industri kelapa sawit menyembunyikan hutan yang hancur

Ono berharap solusi pemerintah dapat mencegah kenaikan harga tiket pesawat saat pajak bandara juga meningkat.

Di sisi lain, Ketua Umum Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan Indonesia (Apjapi) Alvin Lee menyayangkan kenaikan pajak bandara yang terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya sosialisasi seperti yang dilakukan pemerintah.

“Beberapa sudah diterapkan sejak Juni 2022 dan kenaikan airport tax umumnya tidak suam-suam kuku, hingga 20-40 persen,” ujarnya saat dihubungi. Kompas.com.

Juga akan ada bandara tambahan sesuai dengan kebijakan ini pada 1 Agustus. Pengguna transportasi udara akan merasakan langsung dampak kenaikan airport tax karena harga tiket pesawat akan semakin mahal. Padahal, dulu harga tiket pesawat sangat mahal akibat imbas dari kenaikan harga bahan bakar jet.

Berikut daftar kenaikan pajak bandara:

Mulai 24 Juni 2022

Bandara Ambon Patimura (AMQ)

  • Domestik dari 50.000 rupee hingga 70.000 rupee
  • Internasional dari 150.000 rupee menjadi 175.000 rupee

Bandara Kupang (KOE)

  • Domestik Rp 40.000 hingga Rp70.000
  • Internasional dari Rs 140.000 hingga Rs 175.000
Mulai 16 Juli 2022

Bandara Juanda Surabaya (SUB)

  • Domestik dari 101.000 rupee menjadi 119.880 rupee
  • Internasional tidak berubah di Rp230.000

Bandara Sultan Hasanuddin, Sulawesi Selatan (UPG)

  • Domestik dari Rs 102.000 hingga Rs 119.880
  • Internasional tidak berubah di Rp230.000

Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan (BPN)

  • Domestik dari 115.000 rupee menjadi 119.800 rupee
  • Internasional tidak berubah di Rp230.000

Bandara Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan (BDJ)

  • Domestik dari Rs 100.000 hingga Rs 11.330
  • Internasional tidak berubah di Rp200.000

Bandara Jind. Ahmad Yani Semarang (SRG)

  • Domestik dari Rs 100.000 hingga Rs 11.330
  • Internasional tidak berubah di Rp210.000

Bandara Adi Sumarmo Boyolali (SOC)

  • Domestik Rp 90.000 hingga Rp 99.900
  • Internasional tidak berubah di Rp200.000
READ  Membangun ekosistem digital sebagai kunci BUMN di masa depan

Bandara Adiscipto Yogyakarta (JOG)

  • Domestik dari 50.000 rupee menjadi 69.930 rupee
  • Internasional tidak berubah pada 150.000 rupee

Bandara Internasional Lombok NTB (LOP)

  • Domestik dari 60.000 rupee menjadi 106.560 rupee
  • Internasional dari Rs 200.000 hingga Rs 250.860

Bandara Sam Ratulangi Manado (MDC)

  • Domestik dari 60.000 rupee menjadi 102.120 rupee
  • Internasional Rs 150,000 hingga Rs 20,220

Bandara Frans Kaisiepo Biak (BIK)

  • Domestik dari 30.000 rupee menjadi 66.600 rupee
  • Internasional tidak berubah pada 150.000 rupee

Bandara Sentani Jayapura (DJJ)

  • Domestik dari 55.000 rupee menjadi 94.350 rupee
  • Internasional tidak berubah pada 185.000 rupee
Mulai 1 Agustus 2022

Bandara Soekarno-Hatta 2 (CGK

  • Domestik dari 85.000 rupee menjadi 119.880 rupee
  • Internasional dari 150.000 rupee menjadi 177.600 rupee

Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (CGK)

  • Domestik dari 130.000 rupee menjadi 168.720 rupee
  • Internasional dari Rs 230.000 hingga Rs 266.400

Bandara Kualanamu Medan (KNO)

  • Domestik Rp 100.000 hingga Rp 127.650
  • Internasional dari Rs 230.000 hingga Rs 266.400

Bandara Raden Inten II Lampung (TKG)

  • Domestik dari 50.000 rupee menjadi 72.150 rupee
  • Harga internasional baru 100.000 rupee

Bandara Hasanuddin Bandara Tanjung Pandan (TJQ)

  • Domestik dari 40.000 rupee menjadi 55.500 rupee
  • Internasional tidak berubah di Rp90.000

Bandara Fatmawati Bengkulu (BKS)

  • Domestik dari 50.000 rupee hingga 66.600 rupee
  • Internasional tidak berubah di Rp80.000