memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Kementerian Perhubungan Indonesia naik pesawat yang hilang

Lusinan kapal, termasuk empat kapal perang angkatan laut, dikerahkan pada hari Sabtu dalam upaya pencarian dan penyelamatan setelah sebuah pesawat Sriwijaya yang membawa 62 orang kehilangan kontak dengan pengawas lalu lintas udara, beberapa menit setelah lepas landas dari ibukota Indonesia dengan penerbangan domestik, menurut pejabat.

“Beberapa kapal dari Angkatan Laut” telah dikerahkan bersama dengan enam kapal polisi, dengan pencarian terkonsentrasi di antara Pulau Lansang dan Pulau Laki, bagian dari Rantai Kepulauan Seribu di utara Jakarta, kata Anita Irawati, juru bicara Kementerian Perhubungan Indonesia.

Menteri Perhubungan Bodhi Kariya Sumadi mengatakan Penerbangan SJ182 ditunda selama satu jam sebelum lepas landas pada 14:36 ​​(7:46 GMT)

Dia menambahkan bahwa Boeing 737-500 menghilang dari radar empat menit kemudian setelah pilot meminta pengatur lalu lintas udara untuk naik ke ketinggian 29.000 kaki (8.839 meter).

Tayangan televisi menunjukkan kerabat dan teman orang-orang di pesawat menangis, berdoa, dan saling berpelukan saat mereka menunggu di bandara Jakarta dan Pontianak.

Indonesia, negara kepulauan terbesar di dunia dengan populasi lebih dari 260 juta, menderita kecelakaan transportasi darat, laut, dan udara karena kepadatan kapal feri, infrastruktur yang sudah tua, dan standar keselamatan yang buruk.

(Penafian: Cerita ini tidak diedit oleh www.republicworld.com dan secara otomatis dihasilkan dari umpan bersama.)

READ  Penarikan Tim Indonesia 'Disambar Petir' Mengarah ke Seruan Diplomatik - Berita Olahraga, Pos Pertama '