memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Jokowi Tunjuk Profesional Sebagai Dubes RI untuk Korea – Inforial

Inforeal (Jakarta Post)

Jakarta
Rabu 17 November 2021

2021-11-17
20:30

1872517372bf0842fa6e9e28ad00a43d
4
Informasi

Gratis

Presiden “Jokowi” Joko Widodo Gandhi telah menunjuk Sulistianto Swerman sebagai duta besar Indonesia untuk Republik Korea.

Dubes baru, yang akrab disapa Solis, bukanlah diplomat profesional, juga bukan politisi yang berafiliasi dengan partai tertentu. Beliau adalah seorang pengusaha profesional dengan pengalaman 39 tahun di sebuah grup bisnis ternama nasional.

Rencana pertama Solis saat menjabat adalah memperkuat sektor ekonomi, komersial, dan investasi. Diakuinya, salah satu misi utamanya adalah mendorong pengusaha dari kedua sisi laut untuk meningkatkan kerjasama di tiga bidang, khususnya perdagangan dan investasi.

Salah satu langkah awal yang ia lakukan adalah mengusulkan proyek infrastruktur di Indonesia kepada investor Korea Selatan melalui Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Solis juga berniat memanfaatkan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) yang membebaskan Indonesia dan Korea Selatan dari bea masuk atas banyak produk mereka.

Indonesia juga dapat meratifikasi turunan dari perjanjian yang ditandatangani kedua pihak pada Desember tahun lalu.

“Saya berharap DPR menandatangani pengesahan sebelum saya pergi agar barang-barang yang terdaftar dibebaskan dari bea masuk,” kata Solis.

Sebagai duta besar, ia berharap dapat menyeimbangkan neraca perdagangan dengan mengekspor produk Indonesia untuk mengimbangi arus barang Korea Selatan ke dalam negeri.

Untuk melaksanakan rencana tersebut, Sulis mendorong pengusaha Indonesia untuk mempromosikan produk mereka “lebih serius”.

“Ini akan [encourage] Akses pembiayaan bank bagi perusahaan yang mengekspor produknya ke Korea Selatan. Termasuk juga menggandakan kemitraan agar bisa memproduksi sebagian besar produknya di Korea Selatan,” kata Solis.

Hal ini juga bertekad untuk menarik usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk menjadi bagian dari ekosistem rantai pasokan investor terkemuka Korea Selatan.

READ  Presiden: Badan internasional mengharapkan tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia 4,5%

“Perusahaan akan mengawasi [Indonesian] untuk memastikan kepatuhan terhadap standar.

. (./.)

dekat dengan rumah

Solis telah menemukan beberapa kesamaan dalam misinya sebagai duta besar dengan karirnya di sebuah perusahaan besar.

Tanggung jawab sebelumnya termasuk diplomasi dan menjaga hubungan dengan publik dan pemerintah.

“Ini tentang menggerakkan program perusahaan yang kami usulkan untuk mendapatkan penerimaan dari manajemen perusahaan, pemerintah dan masyarakat,” kata Solis.

Ditambahkannya, selain untuk diplomasi, advokasi juga berguna untuk memitigasi bahkan menghindari potensi kontroversi atau krisis.

“Melalui friendly and win-win solution, kita akan bisa melewati situasi sulit tanpa kehilangan muka di kedua sisi. Ada beberapa kesamaan antara apa yang saya lakukan dan apa yang akan saya lakukan di KBRI Seoul. Yang berbeda adalah skala. Saya harus menjadi pemecah masalah dalam urusan Negara”.

Solis lebih memilih melanjutkan formula sukses para pendahulunya. Dia berterima kasih atas tonggak yang ditetapkan oleh mantan duta besar, Omar Hadi, untuk pekerjaan pentingnya.

“Tentu saja akan ada inovasi. Tapi saya harus berterima kasih kepada pendahulu saya karena membuat rencana bisnis saya berjalan lancar.”

Solis juga mengungkapkan kekagumannya kepada mantan Duta Besar John Prasetyo – yang juga seorang pengusaha – atas upayanya dalam memajukan hubungan bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan.

“Dilantik secara resmi oleh presiden – ini adalah kesempatan saya untuk mengabdikan diri untuk Indonesia. Tidak semua orang bisa memiliki kesempatan ini seumur hidup,” tambah Solis.

Solis juga mendapat dukungan dari keluarganya yang jatuh cinta dengan industri kreatif di Korea Selatan.

“Istri saya sangat menerima [of my new position] Karena dia adalah penggemar K-drama, “Akui saja.” Dan anak cucu saya juga penggemar Blackpink dan BTS. Jadi, misi ini adalah pasangan yang sempurna.”

READ  Pemerintah Indonesia luncurkan program untuk meningkatkan sektor pendidikan - OpenGov Asia