memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Jokowi berharap bisa menjadi tuan rumah Olimpiade 2036 di ibu kota baru Nusantara

Jakarta (Jakarta Post/Asia News Network): Presiden Joko Widodo tampaknya telah menghidupkan kembali ambisinya yang tinggi untuk turnamen olahraga internasional dengan membangun fasilitas pelatihan olahraga mutakhir di ibu kota baru negara Nusantara, di Kalimantan Timur. , sebagai bagian dari upaya negara itu untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2036.

Usai pertemuan dengan Jokowi dan Presiden Persatuan Sepak Bola Indonesia Muhammad Iriawan di Istana Negara, Rabu, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali mengatakan presiden menyerukan pembangunan fasilitas pelatihan sepakbola baru di Nusantara.

“Presiden telah meminta saya dan PSSI untuk membangun fasilitas latihan sepak bola di Nusantara, ibu kota negara yang baru,” kata Zeineldin dalam siaran pers, seraya menambahkan bahwa pemerintah juga akan membangun fasilitas untuk olahraga lainnya, termasuk fasilitas utama dan pendukung.

Zeineldin mengatakan ini akan menjadi bagian dari persiapan negara itu untuk meluncurkan proposal yang ingin menjadi tuan rumah Olimpiade 2036.

“Itu akan menjadi saran [Nusantara] sebagai lokasinya,” tambah Zainuddin. Menanggapi rencana Jokowi, Ketua Komite Olimpiade Nasional Indonesia, Raja Sapta Oktohari, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Kamis (4 Agustus) bahwa komite “akan melakukan segala daya” untuk menjadikan Indonesia negara Asia pertama yang menjadi tuan rumah Olimpiade. . .

“Kami menyambut baik arahan Presiden untuk mengikuti tender Olimpiade 2036, dengan [country’s proposed] Tempatnya di ibu kota baru. “

“Dengan ditetapkannya ibu kota baru sebagai venue, kami optimistis [Indonesia can win the bid for the 2036 Olympics]terutama karena evaluasi salah satu poin [by the IOC] Dia adalah perencana utama untuk tempat itu, serta keberlanjutan dan warisannya.”

“Pengalaman olahraga negara sebelumnya termasuk menjadi tuan rumah Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang di Sumatera Selatan pada Agustus, selain ASEAN Para Games yang saat ini sedang berlangsung di Surakarta, Jawa Tengah.

READ  Quan mempertahankan gelar dan menuju ke tingkat dunia | budaya - olahraga

“Indonesia sebelumnya juga menjadi tuan rumah Asian Games keempat, pada tahun 1962. Asian Games diakui oleh Komite Olimpiade Internasional sebagai acara multi-olahraga terbesar setelah Olimpiade dan Indonesia menjadi tuan rumah acara olahraga 2018, yang menyambut sekitar 12.000 atlet, telah terbukti sukses untuk Signifikan, dengan tiket stadion olahraga hampir selalu dijual.

Meskipun masih belum jelas kapan penawaran untuk Olimpiade 2036 akan dimulai, keputusan apa pun akan memakan waktu bertahun-tahun, karena penawaran untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 dimulai pada tahun 2019 dan hanya dimenangkan oleh Australia, yang akan menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 di Brisbane, pada tahun 2021.

Jika Indonesia memenangkan tawaran untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2036, para ahli mengatakan itu akan menandai langkah Nusantara, pusat demokrasi dan pemerintahan baru di negara ini, menuju menjadi ibu kota yang lebih berorientasi pada rakyat.

“Ini akan menjadi warisan bagi masyarakat Indonesia,” kata pakar olahraga Djoko Pekek Irianto, Kamis.

“Pada dasarnya, saya setuju dengan inisiatif untuk membawa Olimpiade ke Indonesia.” Djoko mengatakan usulan ibu kota baru untuk menjadi tuan rumah Olimpiade bisa menjadi faktor yang menarik bagi IOC, tetapi juga mengatakan bahwa ada banyak fasilitas yang dibutuhkan pemerintah untuk memastikan siap bersaing menjadi tuan rumah Olimpiade.

Ini termasuk tempat olahraga tingkat IOC, kampung atlet, serta berbagai fasilitas pendukung, seperti jaringan transportasi dan pusat kesehatan, katanya.

Dia juga mendesak pemerintah dan anggota parlemen untuk berada di halaman yang sama, untuk membantu mempersiapkan Nusantara sebagai calon tuan rumah Olimpiade 2036. Jokowi pertama kali mengumumkan rencana untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta yang padat pada 2019, sebelum ditangguhkan karena terhadap pandemi Covid-19.

READ  Orang Indonesia mengkritik K-drama "Racket Boys" karena "menghina" tim bulu tangkis lokal

Namun, proyek ibu kota baru telah mengalami kemajuan yang signifikan, setelah anggota parlemen menyetujui RUU pada bulan Januari yang menyediakan kerangka hukum untuk pengembangan ibu kota baru.

Jokowi mengatakan pada bulan Juni bahwa pembangunan infrastruktur dasar telah dimulai di Nusantara, dan bahwa ia bermaksud untuk secara resmi menjadikan Nusantara sebagai ibu kota negara sebelum masa jabatannya berakhir pada tahun 2024.

Nusantara akan berada di atas lahan seluas 256.000 hektar di wilayah tumpang tindih antara provinsi Benajam Pasir Utara dan Cotai Kartanegara. Menurut rencana saat ini, proyek tersebut akan menelan biaya Rp 466 triliun (US $ 32,7 miliar), di mana 19 persen diharapkan dibiayai dari anggaran negara, dan sisanya diharapkan akan dibiayai oleh sektor swasta dan investor asing. .