memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

JERA Jepang menyerahkan saham di pembangkit batubara Indonesia

Pada hari Jumat, JERA Jepang mengatakan telah menjual seluruh sahamnya di operator pembangkit listrik tenaga batu bara di Indonesia, bergabung dengan sekelompok perusahaan Jepang yang menjauh dari batu bara dan mengurangi jejak karbon mereka.

Perusahaan patungan, yang sama-sama dimiliki oleh Tokyo Electric Power dan Chubu Electric Power, telah menjual 14% sahamnya di Paiton Energy kepada perusahaan energi Indonesia Medco dengan jumlah yang tidak diungkapkan. Kesepakatan itu selesai pada hari Kamis.

Salah satu pembangkit listrik tenaga batu bara di Paiton memiliki kapasitas 1,23 juta kilowatt, dan yang kedua dapat menghasilkan 815.000 kilowatt. Bagian JERA sebesar 280.000 kilowatt, atau sekitar 3% dari total kapasitas pembangkit eksternal perusahaan pada akhir Juni.

Satu pabrik Paiton mulai beroperasi pada tahun 1999. Enam tahun kemudian, Tokyo Electric mengakuisisi saham di Paiton pada tahun 2005 dan mewarisinya dari JERA, yang didirikan pada tahun 2015 dengan menggabungkan bisnis tenaga panas Tokyo Electric dan Chubu Electric.

JERA juga memiliki saham di pembangkit listrik tenaga batu bara di Cirebon, Indonesia.

Divestasi tersebut mengikuti langkah serupa oleh perusahaan energi Jepang lainnya.

Pada bulan Juni, Trading House Mitsui & Co. terjual. 45,5% sahamnya di Paiton ke perusahaan Thailand. Pabrik Indonesia menyumbang sekitar setengah dari kapasitas batubara luar negeri Mitsui pada saat itu.

READ  Kebangkitan Sri Lanka; Mitra Dagang Baru Singapura