memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Ismail Sabri mengatakan media Malaysia dan Indonesia harus memerangi isu media dengan cepat

Perdana Menteri Datuk Seri Ismail Sabri Yacoub (Foto: Zahid Issani / The Edge Filebacks)

SEBUAH +SEBUAH

KUALA LUMPUR (30 Mei): Perdana Menteri Datuk Seri Ismail Sabri Yacoub mengatakan media Malaysia dan Indonesia harus segera melawan dengan memberikan penjelasan untuk meringankan setiap masalah.

Pada hari Senin (30 Mei) dalam pertemuan formal dengan para pemimpin tertinggi Ikatan Jurnalis Malaysia dan Indonesia (ISWAMI) dan pemimpin media senior Indonesia di Putrajaya, Ismail Sabri meminta media Malaysia dan Indonesia untuk bermain lebih banyak. Peran strategis untuk lebih mempererat hubungan antara dua negara yang berasal dari keluarga etnis yang sama.

“Saya berharap ISWAMI yang didirikan pada tahun 2009, akan terus menjadi platform yang sangat baik untuk memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama antara jurnalis Malaysia dan Indonesia,” tulisnya di halaman Facebook-nya, Senin malam.

Dato ‘Mokdar Hussein, Presiden Iswami Malaysia, Azro Kamal Rogan, Presiden Iswami Indonesia, Atal S. Debari, Presiden Umum Asosiasi Pers Indonesia; M. Taufiqurrahman.

Dua jam kemudian, Perdana Menteri menyerahkan salinan buku meja kopi “Ismail Sabri Yacoub, Teraju Keselmadan: Tebani Angaman Kovit-19” yang ditulis oleh Direktur Media dan Komunikasi Strategis di Kantor Perdana Menteri. Dato’ Ruhaidini Abdul Qadir memberikan kenang-kenangan kepada para delegasi yang hadir.

READ  Indonesia bersiap menghadapi lebih banyak bencana cuaca