memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Indonesia telah melaporkan 3.263 kasus Kovit-19 yang baru dikonfirmasi karena perpanjangan kebijakan pengendalian aksi publik di Bali dan Jawa hingga 4 Oktober.

Jakarta, 21 Sep (Xinhua): Jumlah kasus Kovit-19 di Indonesia naik 3.263 menjadi 4.195.958 dalam satu hari, sementara jumlah kematian naik 171 menjadi 140.805, kata kementerian kesehatan negara itu, Selasa.

Menurut kementerian, 6.581 orang dipulangkan dari rumah sakit, sehingga jumlah total pasien yang sembuh dari Kovit-19 menjadi 4.002.706.

Hingga saat ini, setidaknya 45,85 juta orang di Indonesia telah menerima dua vaksin, sementara 80,40 juta telah mengambil dosis pertama, menurut kementerian.

Indonesia menargetkan untuk memvaksinasi 208,26 juta orang.

Indonesia telah memperpanjang kebijakan pengendalian aksi publik yang dikenal sebagai PPKM di Jawa dan Bali, yang akan berakhir lebih awal pada Senin, hingga 4 Oktober, kata seorang menteri senior, Senin.

“PPKM diperpanjang dua minggu lagi di Jawa dan Bali,” kata Luhut Pinsar Pantajaithan, Menteri Gabungan Bidang Kemaritiman dan Investasi, dalam konferensi pers.

Bangsa Asia Tenggara, Kovit-19 muncul dari puncak gelombang kedua, dipicu oleh variasi delta yang sangat menular, sekarang dengan tingkat positif kurang dari 2 persen.

Pihak berwenang meminta orang untuk tidak senang dan tidak khawatir karena risiko wabah masih tinggi.

Pemerintah Indonesia terus melakukan penilaian mingguan untuk mengantisipasi perubahan yang cepat, tambah Pontjeeton.

“Salah satu risiko yang datang dari luar negeri adalah karena jumlah kasus Govt-19 masih tinggi di negara tetangga kita,” kata Luhut dalam konferensi pers virtual.

“Kami tidak ingin mengurangi penjagaan kami terhadap tipe baru.” – Xinhua

READ  Informasi Gempa: Mac Sedang. 4.4 Gempa