memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Indonesia menyita kapal tanker yang diyakini membawa limbah minyak ilegal

Angkatan Laut Indonesia telah menyita sebuah kapal tanker besar yang diyakini membawa ribuan ton minyak hitam yang hilang dan membawa kapal itu ke darat untuk penyelidikan lebih lanjut, kata para pejabat Kamis.

Kapal berbendera Panama, MT Zodiac Star, ditemukan pada hari Rabu setelah Angkatan Laut menerima intelijen tentang sebuah kapal tanker yang mencurigakan di dekat Pulau Tulupe dan mengawalnya sekitar 22 kilometer (13 mil) ke pangkalan angkatan laut di Batam di ujung barat daya Indonesia. kepulauan dekat Singapura, menurut siaran pers. Laksamana Arsyad Abdullah, komandan Armada Barat negara itu.

Abdullah mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kapal tanker 3.224 ton, dan awaknya yang terdiri dari 18 orang Indonesia dan Malaysia, diduga melakukan praktik ilegal setelah menyita sekitar 4.600 ton limbah minyak tanpa izin dari pelabuhan dan dokumen hukum lainnya yang sesuai.

Dia mengatakan penyidik ​​masih berkonsultasi dengan ahli dan menanyai kapten kapal tanker, awak kapal dan saksi sebelum menyerahkan temuan ke kantor kejaksaan. Abdullah mengatakan tuduhan yang dapat diajukan membawa hukuman hingga lima tahun penjara dan denda 600 juta rupee ($ 42.000).

Pada akhir Juli, kapal tanker MT Strovolos berbendera Bahama ditangkap oleh Angkatan Laut Indonesia dan menangkap kapten dan 18 awaknya setelah Kamboja menuduh kapal itu mencuri hampir 300.000 barel minyak mentah.

Sebuah kapal tanker berbendera Iran dan sebuah kapal tanker berbendera Panama ditangkap pada Januari karena dicurigai mengangkut minyak secara ilegal di perairan Indonesia. Mereka dibebaskan setelah empat bulan ditahan dan dibayar 2 miliar rupee (hampir $140.000) karena menumpahkan minyak ke laut, menurut putusan pengadilan di pulau Batam.