memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Indonesia mengambil “kotak hitam” dari pesawat Sriwijaya yang jatuh | Voice of America

Menteri perjalanan Indonesia hari Selasa mengumumkan bahwa penyelam telah menemukan perekam data penerbangan – atau “kotak hitam” – dari sebuah perusahaan Sriwijaya Aviation yang jatuh di Laut Jawa pada hari Sabtu dengan 62 orang di dalamnya.

Perekam tempur dibawa ke sebuah pelabuhan di Jakarta dan diperlihatkan ke media. Dalam jumpa pers, Ketua Komisi Keselamatan Transportasi Sorganto Tjijono mengatakan mereka mendengar “dua suara” saat menemukan perekam penerbangan, yang menandakan perekam kokpit sudah dekat dan mereka yakin akan segera dipulihkan.

Kedua perangkat tersebut diharapkan dapat membantu penyelidik menentukan mengapa sebuah pesawat Boeing 737-500 tenggelam di Laut Jawa empat menit setelah lepas landas dari bandara utama Jakarta.

Pesawat itu menuju Pontianak di pulau Kalimantan, sekitar 740 kilometer dari Jakarta, sebelum menghilang dari layar radar.

Tjono mengatakan kepada wartawan, penyelidikan awal mereka menunjukkan bahwa pesawat itu tidak meledak dan dalam keadaan utuh saat bertabrakan dengan air. Mereka menentukan bahwa salah satu mesin masih berjalan saat pesawat bertabrakan.

Beberapa tas berisi sisa-sisa manusia telah dikirim ke ahli identifikasi polisi. Pada hari Senin, pihak berwenang mengatakan mereka telah mengidentifikasi korban pertama nyonya rumah Oki Bisma, berusia 29 tahun.

READ  Menlu China: China siap memperdalam kerja sama dengan Indonesia di bidang vaksin