memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Indonesia menaikkan harga bahan bakar sebesar 30% di seluruh negeri, memotong subsidi energi

Harga bahan bakar naik hampir 30 persen di seluruh Indonesia pada hari Sabtu setelah pemerintah memotong beberapa subsidi mahal yang membuat inflasi di ekonomi terbesar di Asia Tenggara itu termasuk yang terendah di dunia.

Masyarakat Indonesia telah khawatir selama berminggu-minggu tentang kenaikan harga bensin Pertalite RON-90 bersubsidi yang dijual oleh perusahaan minyak dan gas milik negara Pertamina.

Antrean panjang sepeda motor dan mobil memenuhi SPBU saat pengendara menunggu berjam-jam untuk mengisi tangki mereka dengan bahan bakar yang lebih murah sebelum kenaikan mulai berlaku pada hari Sabtu.

Kenaikan pertama dalam delapan tahun menaikkan harga bensin dari sekitar 51 sen menjadi 67 sen per liter dan bahan bakar diesel dari 35 sen menjadi 46 sen.

Presiden Joko Widodo mengatakan keputusan untuk menaikkan harga bahan bakar adalah pilihan terakhirnya karena subsidi energi negara meningkat tiga kali lipat tahun ini menjadi Rp502 triliun (US$34 miliar) dari anggaran aslinya, karena kenaikan harga minyak dan gas global.

Pemerintah telah melakukan yang terbaik karena saya sangat ingin harga BBM tetap terjangkau, kata Jokowi dalam pidato yang disiarkan televisi saat mengumumkan kenaikan BBM. Pemerintah harus membuat keputusan dalam situasi sulit.

Ia mengatakan, aliran subsidi kepada masyarakat tidak tepat sasaran, sekitar 70 persen dari subsidi tersebut menguntungkan masyarakat menengah ke atas, dan pemerintah malah memutuskan untuk menambah bantuan sosial.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan otoritas sedang memantau dampak kenaikan harga BBM terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Inflasi relatif sedang, dengan guncangan sebagian besar diserap melalui anggaran yang didukung energi. Inflasi mencapai 4,6 persen pada Agustus karena Bank Indonesia, bank sentral, mengatakan akan menilai kembali ekspektasi inflasi dalam menanggapi kebijakan harga bahan bakar pemerintah.

READ  Saingan Stripe Indonesia, Xendit, mengumpulkan $300 juta dan mengincar ekspansi regional

Indrawati mengatakan dalam konferensi pers terpisah bahwa pemerintah akan memberikan bantuan tunai 150.000 rupee ($ 10) untuk mengurangi dampak kenaikan harga bahan bakar pada 20,6 juta keluarga miskin hingga akhir tahun.

Total biaya bantuan sebesar Rp 12,4 triliun yang akan direalokasi dari anggaran untuk mendukung energi.

Dia mengatakan pemerintah juga akan menghabiskan Rp9,6 triliun (US$644 juta) untuk bantuan gaji bagi sekitar 16 juta pekerja berupah rendah, dan Rp2,17 triliun (US$145 juta) untuk mendukung biaya transportasi, terutama untuk pengemudi ojek dan nelayan.

Kami berharap ini akan mengurangi tekanan kenaikan harga dan membantu mengurangi kemiskinan, kata Indrawati.

Pemerintah telah mensubsidi bahan bakar selama beberapa dekade di Indonesia, negara kepulauan yang luas dengan lebih dari 270 juta orang.

Harga bahan bakar adalah isu sensitif politik yang dapat menyebabkan kenaikan harga lebih lanjut dan risiko protes mahasiswa. Pada tahun 1998, kenaikan harga menyebabkan kerusuhan yang membantu menggulingkan diktator lama Suharto.

(Judul dan gambar untuk laporan ini mungkin telah dikerjakan ulang hanya oleh tim Business Standard; konten lainnya dibuat secara otomatis dari umpan bersama.)

Pembaca yang terhormat,

Business Standard selalu berusaha untuk memberikan informasi dan komentar terbaru tentang perkembangan yang penting bagi Anda dan yang memiliki implikasi politik dan ekonomi yang lebih luas bagi negara dan dunia. Dorongan dan umpan balik Anda yang berkelanjutan tentang bagaimana kami dapat meningkatkan penawaran kami telah membuat tekad dan komitmen kami terhadap cita-cita ini semakin kuat. Bahkan selama masa-masa sulit yang disebabkan oleh Covid-19 ini, kami melanjutkan komitmen kami untuk terus memberi Anda berita tepercaya, pendapat yang berwibawa, dan komentar berwawasan tentang isu-isu topikal yang relevan.
Namun, kami memiliki permintaan.

READ  Negara-negara G20 mendukung isu-isu yang diangkat oleh Indonesia dalam DEWG: Official

Saat kami melawan dampak ekonomi dari pandemi, kami membutuhkan lebih banyak dukungan Anda, sehingga kami dapat terus menghadirkan lebih banyak konten berkualitas untuk Anda. Formulir berlangganan kami telah melihat tanggapan yang menggembirakan dari banyak dari Anda, yang telah berlangganan konten kami secara online. Lebih banyak berlangganan konten online kami hanya dapat membantu kami mencapai tujuan kami untuk menyediakan konten yang lebih baik dan lebih relevan. Kami percaya pada jurnalisme yang bebas, adil, dan kredibel. Dukungan Anda dengan lebih banyak langganan dapat membantu kami mempraktikkan jurnalisme yang menjadi komitmen kami.

Mendukung pers berkualitas dan Berlangganan Standar Bisnis.

editor digital