memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Indonesia ingin masalah perbatasan dengan Msia diselesaikan tahun ini

JakartaMenteri Luar Negeri Indonesia Redno Marsudi mengatakan intensitas pembicaraan untuk menyelesaikan masalah perbatasan antara Indonesia dan Malaysia akan ditingkatkan tahun ini sesuai dengan aturan hukum internasional.(Pix).

Ia berharap kesepakatan perbatasan laut regional, termasuk Selat Sulawesi dan Selat Malaka, dapat dirundingkan dan ditandatangani oleh kedua negara di bawah United Nations Maritime Act (UNCLOS) 1982 tentang pengaturan penggunaan laut. Dan sumber dayanya.

Laporan Pencapaian Diplomatik 2021 dan Tujuan 2022 menyatakan, “Prioritas akan diberikan untuk menyelesaikan masalah perbatasan darat, termasuk Pulau Sebatik.

Pulau Sebatik terletak di Kabupaten Nunukan di Wilayah Kalimantan Timur, yang berbatasan dengan Malaysia.

Indonesia mengadakan 17 pembicaraan perbatasan dengan Filipina, Malaysia, Palau dan Vietnam tahun lalu, naik dari hanya 7 tahun lalu.

Redno mengatakan kepada ASEAN bahwa solidaritas ASEAN perlu diperkuat untuk menghadapi epidemi Pemerintah-19, ketimpangan tingkat vaksin, bencana alam, krisis pengungsi dan perubahan iklim.

Kawasan ini juga melihat meningkatnya persaingan antara negara-negara utama di kawasan Indo-Pasifik.

“ASEAN harus terus meningkatkan perannya dalam mengembangkan komunitas ASEAN dan menciptakan kawasan Indo-Pasifik yang damai, stabil, dan sejahtera,” jelasnya.

Redno mengatakan Indonesia akan terus mengupayakan perdamaian dan diplomasi kemanusiaan, termasuk masalah Afghanistan, Palestina, Rohingya, dan krisis politik di Myanmar.Bernama

READ  Djokovic mengimbau masyarakat Indonesia untuk berbelanja online untuk mengimbangi pertumbuhan