memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Indonesia, China Dunia mulai menggunakan mata uang lokal untuk transaksi bilateral

Indonesia dan China mulai menggunakan mata uang lokal untuk transaksi bilateralBagan. (Foto: ANTARA)

Bandara Jakarta (VNA) – Bank Indonesia (PI) dan People’s Bank of China (BBC) resmi meluncurkan penyelesaian bilateral pada 6 September. TransaksiDengan Mata uang lokal (LCS) Indonesia dan Cina, kata P.I.

BI mengatakan dalam pernyataan resminya bahwa kerangka kerja sama tersebut mencakup penggunaan kuotasi nilai tukar langsung dan pelonggaran aturan tertentu pada transaksi valuta asing antara rupee dan yuan.

Itu disusun berdasarkan nota kesepahaman yang ditandatangani dan ditandatangani oleh Gubernur PI Perry Vargio dengan Gubernur BBC Yi Kang pada 30 September 2020.

Perluasan penggunaan local currency settlement (LCS) diharapkan dapat mendukung stabilitas nilai tukar rupiah dengan mengurangi ketergantungan mata uang tertentu di pasar valas domestik.

Penggunaan LCS akan memberikan manfaat langsung seperti biaya alternatif transaksi yang lebih rendah dalam mata uang asing, ketersediaan dana perdagangan alternatif dan investasi langsung dalam mata uang lokal.

Untuk mendukung pengoperasian struktur LCS menggunakan rupee dan yuan, PI dan BBC telah menunjuk beberapa bank di negara masing-masing sebagai Distributor Cross Currency (ACCD) yang ditunjuk.

Bank bernama ACCD di Indonesia PD Bank Chinese Construction Bank Indonesia, DPK-PD Bank Danaman Indonesia, Tbk- PT Bank ICBC Indonesia- PT Bank Mandiri (Persero), Tbk- PT Bank Maybank Indonesia, Tbk- PT Bank Negara Indonesia (Persero) dan Tbk- PT Bank UOB Indonesia.

Sementara itu, bank-bank yang ditetapkan sebagai ACCD di China antara lain China Agricultural Bank, Bank of China, Bank of Ningbo, Bank Minister Shanghai Branch, China Construction Bank, Industrial and Commercial Bank of China dan Maybank Shanghai Branch.

Lakukan sumber Do Mai Hien