memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Indonesia berkomitmen untuk menjaga hubungan

Dalam hal kerjasama politik, keamanan dan pertahanan, hubungan bilateral kedua negara didasarkan pada Perjanjian Saling Menghormati, Persahabatan dan Kerjasama 1986.

“Kami memahami bahwa perbedaan mungkin muncul dalam hal politik dan keadaan, tetapi sebagai tetangga sebelah, kami tetap berkomitmen untuk menjaga rasa saling menghormati dan persahabatan yang telah kami kembangkan selama bertahun-tahun,” kata Andriana Subande, Duta Besar Indonesia untuk Papua Nugini.

Beliau mengatakan bahwa untuk menjaga kemajuan dan memprioritaskan berbagai inisiatif bilateral yang telah disepakati selama ini, Dubes Subande dengan senang hati menginformasikan bahwa Rapat Monitoring dan Evaluasi Kerjasama Bilateral antara kedua negara yang baru diluncurkan akhirnya telah mengadakan pertemuan pertamanya. September 2021.

Dubes Subande mengatakan dia berharap mekanisme ini akan efektif untuk memastikan bahwa kemitraan yang komprehensif mencapai hasil yang nyata dengan cara yang nyata.

Kerja sama ini dipamerkan pada 4 Agustus 2021, di hadapan Perdana Menteri James Marab, Letnan Jenderal RI Johnny Supriyanto, Kepala Divisi Intelijen Strategis TNI, menyampaikan overhaul mesin pesawat PNGDF di Indonesia.

Menurut Dubes, tahun ini Indonesia telah menyiapkan sejumlah program termasuk peningkatan kapasitas dan pelatihan bagi petugas PNGDF, dan pos perbatasan yang diperlukan telah dikembangkan dan dibangun untuk memastikan keamanan tetap terjaga di perbatasan antara Papua Nugini dan Indonesia.

Sementara itu, meskipun situasi COVID-19 yang melanda kedua negara dalam dua tahun terakhir dengan Indonesia terpukul keras pada pertengahan 2021, angka perdagangan bilateral meningkat.

Dia mengatakan, berdasarkan data yang diberikan oleh Badan Pusat Statistik, total perdagangan bilateral meningkat dari Januari hingga Oktober 2021 dibandingkan tahun 2020.

Hal ini menunjukkan bahwa pandemi COVID-19 tidak menghalangi interaksi bisnis antara Indonesia dan Papua Nugini. “Saya percaya bahwa ekonomi kita berada di jalur yang benar untuk pemulihan ekonomi, terutama karena ada banyak bidang kerja sama potensial yang belum dijajaki,” kata Dubes Subande.

READ  Kantor Berita Emirates - Promosi Forum Bisnis Global Virtual yang memeriksa lanskap bisnis di pasar ASEAN yang sedang berkembang

Untuk memperkuat hal tersebut, dia mengatakan bahwa Indonesia berkomitmen untuk menyelesaikan Preferential Trade Agreement antara Indonesia dan Papua Nugini yang diprakarsai oleh Menteri Luar Negeri Indonesia dan Menteri Luar Negeri Papua Nugini melalui pernyataan bersama yang ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Indonesia. pada 21 Maret 2019.

Hal ini akan membawa produk berkualitas tinggi dengan harga yang kompetitif dan terjangkau untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.