memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Impor mobil dari China meningkat enam kali lipat

Oleh Dy Tung 19 Apr 2021 | 15.44 GMT +7

Vietnam mengimpor 3.945 mobil utuh (CBU) dari China pada kuartal pertama, enam kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menurut Administrasi Umum Kepabeanan Vietnam.

Impor Cina ke Vietnam termasuk merek-merek seperti Beijing, Brilliance, dan Baek.

Beijing X7 diimpor dari China. Foto oleh VnExpress / Pham Trung.

Meskipun terjadi peningkatan jumlah mobil yang diimpor dari China, negara tersebut merupakan pemasok mobil ketiga terbesar ke Vietnam, setelah Thailand dan Indonesia.

Sebanyak 80 persen mobil utuh (CBU) yang diimpor ke Vietnam pada kuartal I itu berasal dari Thailand dan Indonesia. Jumlah mobil yang diimpor dari Thailand mencapai 19.300 unit, naik 56 persen year on year, sedangkan jumlah mobil dari Indonesia mencapai 8.950 unit, turun 26 persen year on year.

Thailand dan Indonesia selalu menjadi yang teratas dalam daftar pemasok otomotif di Vietnam sejak ASEAN Goods Trade Agreement (ATIGA) diberlakukan pada tahun 2018, akibat minimnya tarif impor. Sedangkan tarif impor yang diberlakukan untuk mobil impor China sebesar 47-70 persen.

Vietnam mengimpor sekitar 35.300 CBU di kuartal pertama, meningkat dari tahun ke tahun sebesar 31,1 persen.

Penjualan mobil naik 36 persen tahun ke tahun antara Januari dan Maret menjadi 70.952 unit, menurut Asosiasi Produsen Mobil Vietnam (FAMA).

READ  Bagaimana kepemimpinan militer mengobrak-abrik ekonomi