memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Ibukota baru akan selesai pada tahun 2024

Jakarta, Indonesia

Menteri Perencanaan mengatakan, Indonesia telah memastikan proyek ibu kota baru akan dilanjutkan tahun ini dan pembangunan Istana Negara akan segera dimulai guna memenuhi target penyelesaian tahun 2024.

Suharsu Munwarva mengatakan kepada Anadolu Agency, Rabu, bahwa perkiraan anggaran awal untuk pembangunan ibu kota baru adalah 466 triliun rupiah ($ 32,3 miliar).

Ia menyatakan, “Angka ini masih disesuaikan dengan strategi dan tahapan pembangunan berdasarkan analisis yang tertuang dalam dokumen masterplan ibu kota negara.”

Analisis tersebut, kata dia, mencakup kajian tentang bagian yang paling tepat dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dengan kemitraan publik-swasta (KPS) dan sektor swasta untuk memastikan pengembangan ibu kota baru sejalan dengan pembangunan ibu kota baru lainnya. program prioritas nasional. .

Monwarva menambahkan, sumber dana di luar anggaran dirancang untuk menarik peluang investasi dan menciptakan lapangan kerja baru yang dapat mendukung pemerataan ekonomi di kawasan timur Indonesia.

Menteri juga menekankan bahwa pembangunan ibu kota baru akan terus melindungi masyarakat lokal dengan memastikan pemukiman mereka dikelola dengan baik, terencana dan terintegrasi ke dalam pembangunan.

Monwarva menyatakan bahwa Development Principles dan Key Performance Indicators (KPI) telah disusun sebagai panduan untuk memastikan bahwa pekerjaan pembangunan dilakukan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya.

Dia mengatakan, “Untuk menjaga keseimbangan ekologi, ibu kota baru mengikuti prinsip ‘desain sesuai dengan kondisi alam’ dengan 75% dari ruang hijau yang dialokasikan.”

Monwarva menambahkan bahwa pemerintah berencana untuk memperkenalkan standar substitusi ruang hijau 100% untuk konstruksi bangunan institusional, industri, dan perumahan.

Berbicara kepada Anadolu Agency pekan lalu, beberapa organisasi lingkungan, termasuk Jaringan Advokasi Pertambangan (JATAM) dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), menyatakan keprihatinan mereka tentang pembangunan ibu kota baru.

READ  Absent Park percaya diri sebelum pertandingan Emirates yang penuh krisis | budaya - olahraga

Kelompok-kelompok tersebut mengatakan bahwa mereka prihatin dengan dampak lingkungan dan kerusakan ekosistem, dan ragu bahwa pemerintah akan mampu melindungi masyarakat lokal.

* Ditulis oleh Rani Chironisa Rovinaldo dengan Anadolu Agency for Indonesian Language Services di Jakarta

Situs web Anadolu Agency hanya berisi sebagian dari berita yang diberikan kepada pelanggan AA News Broadcasting System (HAS), dan secara ringkas. Silakan hubungi kami untuk opsi berlangganan.