memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Ekonomi Indonesia harus tumbuh 6-7%. Untuk Keluar dari Jebakan Pendapatan Menengah | Ilmuwan

Ekonomi Indonesia harus tumbuh 6-7%.  Untuk keluar dari perangkap pendapatan menengah hinh anh 1Kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta Utara pada tanggal 15 Maret 2021 (Foto: Antara)

Jakarta (VNA) – Itu Perekonomian Indonesia
Ini harus tumbuh antara 6-7 persen pada 2022 untuk keluar dari perangkap pendapatan menengah, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PAPINAS) Suharso Monwarva Dia berkata.

Jika pertumbuhan ekonomi rata-rata 6 persen, Indonesia akan lolos Perangkap pendapatan menengahPendapatan per kapita diharapkan mencapai 12.535 dolar AS pada 2040, katanya.

Menkeu memprediksikan pertumbuhan ekonomi sebesar 5 persen pasca pandemi COVID-19 tidak akan cukup bagi Indonesia untuk keluar dari jebakan pendapatan menengah sebelum tahun 2045.

Dengan demikian, tingkat pengangguran tidak akan bisa kembali lagi Level sebelum krisis, dia menambahkan.

Dia mengatakan pandemi Covid-19 telah menyebabkan penurunan PDB per kapita. PDB per kapita meningkat menjadi 4.174 dolar AS pada 2019 dari 3.927 dolar AS pada 2018, kemudian turun menjadi 3.911 dolar AS pada 2020.

Sementara itu, pendapatan nasional bruto per kapita (GNI) turun menjadi $ 3.810 pada tahun 2018, kemudian naik menjadi $ 4.047 pada tahun 2019 sebelum turun menjadi $ 3.806 pada tahun 2020.

Ia mencatat, kontraksi ekonomi di Indonesia sebesar 2,07 persen relatif kecil dibandingkan dengan Amerika Serikat (minus 3,5 persen), Meksiko (minus 8,3 persen), dan Filipina (minus 9,5 persen).

Ia mengatakan kunci pertumbuhan ekonomi yang tinggi adalah dengan mengendalikan penyebaran COVID-19 agar negara dapat mencapai kekebalan masyarakat.

VNA

READ  A 15-year-old has been arrested for the BMW bike gang attack in New York City