memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Dua influencer diminta untuk keluar dari Bali setelah lelucon video topeng palsu

Seorang YouTuber dan influencer Rusia yang berbasis di AS menerima perintah keluar dari pulau resor Bali di Indonesia pada hari Jumat setelah mereka mendaftar karena menentang penggunaan topeng wajib dengan beberapa riasan mewah.

Video yang dibuat oleh Josh Paler Lin dan Leia Se dan diposting dua minggu lalu menunjukkan dua penjaga supermarket yang tidak jujur ​​dengan masker bedah berlapis setelah entri mereka ditolak karena Se tidak meyakinkan.

“Apakah Anda memperhatikan bahwa tidak ada yang benar-benar melihat Anda?” Lin berteriak. “Aku tidak percaya itu berhasil!” Dia mengatakan dalam video itu, yang tampaknya telah dihapus dari akun media sosialnya tetapi telah diposkan ulang di tempat lain.

Lin adalah pemegang paspor Taiwan yang saluran YouTube-nya mengkhususkan diri pada video lelucon dan diikuti oleh 3,4 juta penggemar. Se memiliki lebih dari 25.000 pengikut di Instagram.

Meskipun pelanggar pertama kali aturan memakai topeng Bali menghadapi denda 1 juta rupee ($ 70) untuk orang asing dan deportasi setelah melakukan kejahatan kedua, polisi ingin mereka segera dikeluarkan dari pulau itu.

“Sudah sepantasnya mereka menghukum berat, tidak hanya denda tapi juga deportasi,” kata Kapolsek Bali Dewa Newman Rai Darmadi. “Mereka tidak hanya melanggar pedoman kesehatan, mereka juga secara terbuka memprovokasi untuk menentang pedoman kesehatan.”

Pasangan itu menunjukkan penyesalan dan permintaan maaf melalui video Instagram Lynn.

Lin berkata, “Saya membuat video ini untuk menghibur orang karena saya adalah pembuat konten dan itu adalah tugas saya untuk menghibur orang, namun, saya tidak menyadari apa yang saya lakukan benar-benar dapat menghasilkan banyak komentar negatif.” Dia menasihati orang-orang. untuk selalu memakai topeng dan mengajak semua orang untuk membantu Bali memulihkan pariwisatanya.

READ  Seorang pelanggan kulit hitam dipecat dari supermarket setelah mengeluh tentang fitnah

Jamaroli Manihuruk, yang mengepalai Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali, mengatakan Lin dan Si akan dideportasi sesegera mungkin setelah diujicobakan untuk COVID-19.

“Orang asing yang tidak menghormati peraturan perundang-undangan di Indonesia akan dikenakan sanksi deportasi,” kata Manihoruk. Dia mengatakan bahwa Lin dan C akan ditempatkan di sel detensi imigrasi sambil menunggu penerbangan mereka.

Pada bulan Januari, pihak berwenang di Bali mendeportasi Sergei Koscenko, seorang selebriti media sosial Rusia, setelah ia memposting video dirinya sedang mengendarai sepeda motor dengan seorang penumpang wanita di belakang dermaga di laut. Banyak orang Indonesia mengutuk tipu muslihat tersebut sebagai sembrono dan berpotensi berbahaya bagi lingkungan.

____

Penulis Associated Press Neneik Carmini di Jakarta, Indonesia berkontribusi untuk laporan tersebut.