memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Dapatkan dukungan untuk bisnis makanan Indonesia melalui Yummy Partnership

Aplikasi Grab on Demand di Asia Tenggara meningkatkan bisnis makanannya di Indonesia bekerja sama dengan perusahaan cloud kitchen Yummy Corp, yang akan memperluas jaringan terintegrasi ke lebih dari 80 cloud kitchen di tujuh kota di Indonesia.

“Keahlian kami saling melengkapi,” kata Direktur Grab Neneng Goenadi dalam konferensi pers online. Yummy dapat membantu merek dalam menyiapkan toko mereka, menangani merek, dan melatih karyawan, sementara Grab dapat membantu dalam pengiriman dan analitik data.

Trader yang terdaftar di Yummy akan diintegrasikan ke dalam ekosistem Grab. Ini akan memungkinkan pengguna untuk membeli beberapa menu dari pedagang berbeda yang bekerja di dapur yang sama dalam satu pesanan, menghemat waktu dan biaya pengiriman. Saat ini ada lebih dari 200 merek yang tersedia di platform GrabFood.

Goenadi mengatakan pengiriman makanan berkontribusi lebih dari 50% terhadap pendapatan Grab Indonesia, tetapi tidak mengungkapkan Total Gross Merchandise Value (GMV). Sebuah laporan baru-baru ini dari firma riset Momentum Works menemukan Indonesia menghasilkan $ 3,7 miliar di GMV, dengan Grab menguasai 53% pasar, sementara saingannya Gojek mengikutinya dengan 47%.

Guinade menambahkan bahwa jumlah pedagang baru di platform juga meningkat “secara signifikan”, tanpa memberikan rincian. Pada Oktober 2020, kata juru bicara Grab Indonesia Kursi Bahwa perusahaan melihat pertumbuhan 25% dalam langganan baru dari Januari hingga Juli.

Namun, persaingan akan meningkat saat platform e-commerce memasuki ruang angkasa. Shopee Tokopedia dan Sea Group telah mulai mendaftarkan makanan dan minuman siap saji di platform mereka sejak tahun lalu, meskipun mereka masih mengandalkan Grab dan Gojek untuk pengiriman makanan di mil terakhir. Menghadapi pendatang baru, Grab berencana menambah lebih banyak layanan kepada pelanggan.

READ  Perusahaan Taiwan Foxconn, Gogoro berupaya memasuki industri kendaraan listrik di Indonesia

“Di tahun lalu, kami meluncurkan beberapa fitur baru seperti contactless delivery and payment, serta mix and match request, dan kami akan terus mengembangkan lebih banyak fitur untuk meningkatkan customer experience,” ujar Head of Marketing Hadi Surya.