memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Black Friday di Indonesia: Kapal selam masih hilang; Gunung Merapi memuntahkan abu karena kasus Covid-19 memburuk saat total mendekati 1,5 juta

JAKARTA, 23 April (Agensi): Bukan hari Jumat terbaik untuk Indonesia. Itu tidak terlihat baik bagi negara pada hari Jumat karena negara tersebut sedang mempersiapkan pertemuan para pemimpin ASEAN untuk mengambil keputusan tentang masalah Myanmar pada hari Sabtu (24 April).

Pertama, pencarian putus asa Indonesia untuk kapal selam yang hilang dan 53 awaknya difokuskan pada sinyal dari objek yang tidak diketahui pada hari Jumat, dengan hanya beberapa jam tersisa sebelum cadangan oksigen kapal naas itu habis.

Sekitar dua puluh kapal perang berpartisipasi dalam operasi pencarian intensif, ketika Australia dan Amerika Serikat bergabung dalam pencarian di lepas pantai Bali, di mana kapal selam tersebut menghilang lebih dari dua hari yang lalu selama latihan.

Militer mengatakan telah mendeteksi sinyal dari objek yang sangat bermagnet pada kedalaman antara 50 dan 100 meter (165 dan 330 kaki).

Pihak berwenang mengatakan kapal yang dilengkapi dengan peralatan pelacak khusus telah dikerahkan dengan harapan KRI Nanggala 402, yang dilengkapi dengan cadangan oksigen, dapat bertahan hingga Sabtu pagi.

Area pencarian mencakup area seluas sekitar 10 mil persegi (34 kilometer persegi).

“Kami hanya punya waktu sampai jam 3:00 pagi (Sabtu), jadi kami memaksimalkan semua upaya kami hari ini,” kata juru bicara militer Indonesia Ahmed Riyad sebelumnya.

Gunung Merapi di Indonesia melepaskan awan abu hingga 2.000 meter ke barat daya, menurut Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Bencana Geologi pada hari Jumat.

Kepala Pusat, Hanek Hamida, mengatakan letusan terakhir terjadi pada pukul 11.30 WIB dan angin meniup abu ke Boyulali, Jawa Tengah.

Letusan itu berlangsung 145 detik di gunung berapi itu, kata Hamida.

READ  Indonesia mendorong ekonomi digital di KTT Bosphorus

Pemerintah setempat telah mewajibkan warga untuk mengenakan masker jika terpaksa meninggalkan rumah dan tidak memasuki daerah berbahaya dalam radius 5 km dari puncak gunung berapi.

Pihak berwenang juga telah memperingatkan warga agar waspada terhadap lahar dingin setelah hujan di sekitar sungai yang mengalir ke Merapi, seperti Kuning, Buyung, Bidog, Krasak, Piping, Puteh dan Gendul.

Merapi yang membentang di provinsi Jawa Tengah dan Yogyakarta merupakan salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia.

Seorang pejabat mengatakan pada hari Jumat bahwa pemerintah Indonesia telah menghentikan pemberian visa kepada orang asing yang telah mengunjungi India dalam 14 hari sebelumnya untuk mencegah penyebaran virus Corona.

“Kebijakan ini akan berlaku pada 25 April dan bersifat sementara,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Erlanga Hartartu.

Sedangkan WNI yang pernah berkunjung ke India diperbolehkan pulang melalui titik-titik tertentu dengan protokol kesehatan yang ketat.

Mereka akan menjalani karantina selama 14 hari di hotel yang ditunjuk dan dapat pulang setelah dua tes PCR menunjukkan hasil negatif.

India menghadapi gelombang parah kedua wabah Covid-19 dengan lebih dari 300.000 kasus setiap hari membebani layanan medis.

Sementara di Indonesia, kasus Covid-19 Indonesia naik 5.436 dalam 24 jam terakhir menjadi 1.632.248, dengan jumlah kematian meningkat 174 menjadi 44.346, kata Kementerian Kesehatan, Jumat.

Menurut kementerian, 5.920 pasien lainnya dipulangkan dari rumah sakit, sehingga jumlah total orang yang pulih dari epidemi virus Corona menjadi 1.487.369.

Virus ini telah menyebar ke seluruh 34 provinsi di Tanah Air, dan dalam 24 jam terakhir, Jawa Barat mencatat 1.066 kasus baru terkonfirmasi, Jakarta 884, Riau 477, Jawa Tengah 374, dan Kepulauan Bangka Belitung 339 kasus.

READ  Ribuan petani rumput laut Indonesia bersiap untuk kompensasi akibat tumpahan minyak Australia