memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Bantu orang-orang kami di sini untuk divaksinasi, Indonesia memohon

Johor Bahru: Konsulat Jenderal Indonesia memperkirakan jumlah pekerja dan pelajar Republik yang terdaftar di Johor mencapai 150.000 dengan vaksin Pemerintah-19.

KBRI Sunarko mengatakan sebagian besar pekerja berada di pabrik, konstruksi, pertanian dan perkebunan, dan sekitar 2.000 mahasiswa terdaftar di perguruan tinggi negeri.

“Kami mengadakan pertemuan virtual dengan orang Indonesia di sini, banyak yang bertanya tentang program vaksinasi Malaysia.

“Kedutaan telah mendorong warga kami untuk mendaftar vaksin melalui penggunaan General Mycetera, dan mengikuti sistem operasi standar untuk Pemerintah-19,” katanya di sini kemarin.

Sunarko mengatakan, Program Imunisasi Kerja Covit-19 (PICAS) kemitraan publik-swasta menyediakan cara bagi orang Indonesia untuk divaksinasi.

Dia mengatakan sekitar 70 pegawai negeri kedutaan dan keluarga mereka telah divaksinasi.

Ia mengatakan, ada warga Indonesia yang berpenghasilan harian yang tidak bisa bekerja di sektor konstruksi karena lockout.

“Kami mengirim sekitar 700 paket sembako setiap hari. Mereka termasuk beras dan gula, dan susu untuk anak kecil.

“Sejak Perintah Pengendalian Gerakan tahun lalu, kami telah memberikan sekitar 7.272 paket sembako dengan bantuan kelompok masyarakat sipil Indonesia dan organisasi sukarela termasuk Melaka dan Pahang,” katanya.

Tentang WNI yang tidak berdokumen di sini, Sunarko menyarankan mereka untuk memanfaatkan sepenuhnya rencana repatriasi untuk kepulangan mereka ke Indonesia.

Dia mengatakan lebih dari 2.000 orang Indonesia yang tidak berdokumen telah dipulangkan dengan selamat di Johor sejak pemerintah Malaysia memperkenalkan skema tersebut November lalu.

READ  Singapura, Indonesia membahas cara-cara untuk meningkatkan kerjasama, SE Asia News dan cerita-cerita terbaik