memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Bank Indonesia: Kebijakan vaksin harus sinkron dengan PPKM

TEMPO.CODan Jakarta Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Wargiu meminta Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) untuk mendukung sinkronisasi kebijakan, khususnya pembatasan kegiatan masyarakat – yang dikenal dengan PPKM – dengan peluncuran vaksin, sebelum industri dibuka kembali. Berbicara di webinar ISEI pada Selasa, 31 Agustus, Berry mengatakan anggota ISEI harus meningkatkan peran strategis mereka untuk membantu menjawab banyak tantangan yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19.

Salah satu strategi utamanya adalah mendorong inisiatif pemerintah untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

“Harus ada sinkronisasi antara PPKM dan vaksinasi, dalam hal ini untuk membuka sektor yang produktif dan aman,” kata Berry.

Sinkronisasi PPKM dan kebijakan vaksin sangat penting untuk memastikan mitigasi yang efektif. Perry menambahkan, selain sinkronisasi kebijakan, upaya pemulihan ekonomi juga memerlukan dukungan fiskal, moneter, dan kredit.

Pemerintah Indonesia telah melonggarkan PPKM di Jawa dan Bali – menurunkan tingkat waspada dari 4 menjadi 3. Pelonggaran pembatasan diikuti dengan pembukaan kembali semua sektor industri hingga 100 persen. Pada saat yang sama, pemerintah bekerja untuk melacak peluncuran vaksin dengan cepat untuk mengurangi tingkat penularan.

Perry, presiden ISEI saat ini sejak 2018, menambahkan bahwa ISEI harus berperan dalam mendukung pelaksanaan reformasi struktural untuk membantu Indonesia maju.

Dukungan tersebut dapat berupa mendorong industrialisasi hilir, memperkuat rantai ekonomi, mengembangkan infrastruktur, serta konektivitas fisik dan digital, pengembangan ekonomi kreatif dan kewirausahaan, serta menggali potensi ekonomi hijau.

Dia juga mencatat perlunya mempercepat laju ekonomi dan digitalisasi keuangan yang berkembang selama pandemi.

Baca: Kecerdasan bisnis mendorong pengembangan keuangan digital

Francesca Christi Rosanna | Maudey K. Setyakusuma