memo-x

Berita, komentar, dan fitur terbaru dari The Memo X

Asia Mobiliti telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan PT Len Rail Systems di Indonesia untuk mempromosikan digitalisasi transportasi umum

  • Menghadirkan sistem digital berkualitas tinggi untuk operasi transportasi umum di SEA
  • sebuahPeluang untuk menemukan sinergi, dan merintis digitalisasi sektor publik

(L2R): Ramachandran Munyanda, CEO Asia Mobiliti, Helarius Agung Suryantoro, Direktur Penjualan dan Pemasaran LRS dan Gopi Ganesalingam, Wakil Presiden Senior Pengembangan Ekosistem MDEC.

Asia Mobility Technologies Sdn Bhd, penyedia solusi mobilitas sebagai layanan terkemuka, telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan perusahaan milik negara Indonesia PT Len Railway Systems (LRS) untuk mempromosikan digitalisasi transportasi umum di Asia Tenggara.

Berdasarkan ketentuan Nota Kesepahaman, kedua pihak sepakat untuk bekerja sama untuk menyediakan sistem digital berkualitas tinggi dan canggih untuk mengontrol, memantau, dan mengelola operasi transportasi umum. Hal ini akan dicapai dengan mengintegrasikan produk dan layanan dari kedua belah pihak dan menawarkan ini sebagai bagian dari solusi “turnkey” bersama kepada pelanggan.

Kolaborasi ini merupakan peluang bagi kedua perusahaan untuk menemukan sinergi dan memimpin dalam digitalisasi transportasi umum di antara negara-negara Asia Tenggara.

Didirikan pada tahun 2012 dan merupakan anak perusahaan PT Len Industri (Persero) yang berbasis di Indonesia, LRS dengan pengalaman puluhan tahun adalah pemimpin pasar di sektor sistem perkeretaapian di Indonesia, dengan produk, teknik, dan layanannya.

Didirikan pada tahun 2018, Asia Mobiliti yang berbasis di Kuala Lumpur adalah perusahaan rintisan inovatif yang merancang, merekayasa, dan mengoperasikan platform produk data yang bertujuan untuk mempromosikan mobilitas perkotaan yang cerdas.

Nota Kesepahaman antara Asia Mobiliti dan LRS ditandatangani di sela-sela pameran Rail Solutions Asia 2022 yang diadakan di KLCC Convention Centre.

“Dengan pengalaman hampir 30 tahun di infrastruktur perkeretaapian, kami berada di posisi utama untuk memimpin dalam modernisasi lanskap transportasi tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Asia Tenggara. MoU ini mewakili hubungan antara keahlian infrastruktur perkeretaapian kami dan pengetahuan Asia Mobility di Indonesia. ICT, kemitraan yang kami yakini akan membawa perubahan positif di kawasan ini,” kata Hilarius Agung Suriantoro, Direktur Penjualan dan Pemasaran LRS.

READ  Pekerja di Indonesia takut akan masa depan mereka karena negara berencana untuk memindahkan ibu kotanya

Ramachandran Munyandi, CEO dan salah satu pendiri Asia Mobiliti, mengatakan: “Kolaborasi ini merupakan tonggak sejarah bagi kami karena ini menandai awal dari upaya kami ke kawasan Asia Tenggara dengan populasi dan tenaga kerja yang relatif muda, faktor-faktor yang dapat lebih terhambat oleh kurangnya infrastruktur mobilitas modern. Melalui MoU ini, kami berharap dapat memodernisasi sistem transportasi umum di kawasan ini menggunakan teknologi digital canggih yang inovatif yang akan kami kembangkan dan terapkan dalam kemitraan dengan LRS.”

Jobi Janisalingam, Wakil Presiden Senior Pengembangan Ekosistem di Malaysian Digital Economy Corporation (MDEC), yang menyaksikan penandatanganan, menyambut baik kerjasama tersebut.

“Kami senang menyaksikan MoU ini, pencapaian signifikan bagi Asia Mobiliti, perusahaan MDEC GAIN (Gateway, Amplify, Invest, Nurture). Kombinasi pemain mapan di industri kereta api dengan start-up inovatif dari data- platform mobilitas yang digerakkan akan mengkatalisasi ekosistem digital yang berkembang di kawasan ini, dan kami berharap dapat membentuk dan memfasilitasi kerja sama yang lebih efektif.”